Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan bahwa sistem Multi Lane Free Flow (MLFF) Jalan Tol akan dimulai secara bertahap pada akhir tahun 2024 ini.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan pelaksanaan MLFF akan diterapkan secara bertahap, yaitu Single Lane Free Flow (SLFF) dengan barrier dan tapping (hybrid) dan dilanjutkan dengan masa transisi dimana diterapkan SLFF dengan barrier.
Pada tahap selanjutnya yaitu SLFF tanpa barrier dan MLFF secara penuh.
“Nantinya pelaksanaan SLFF akan diterapkan secara bertahap dimulai dari uji coba ruas Jalan Tol Bali Mandara. Kemudian ketika sudah berhasil akan dilakukan perluasan layanan kepada ruas lainnya,” kata Basuki, dikutip dari laman Kementerian PUPR.
Baca: Rincian Tarif Tol Semarang-Solo Terbaru untuk Semua Golongan Kendaraan
Di samping itu, Basuki juga memastikan bahwa nantinya tidak akan ada penambahan biaya atau perubahan tarif tol bagi para pengguna tol saat beralih ke sistem MLFF.
Cara kerja MLFF
Berikut mekanisme kerja MLFF:
1. Mesin MLFF akan menggunakan perangkat On Board Unit (OBU) yang berbentuk digital atau e-OBU dan fisik OBU yang dipasang di kendaraan.
2. e-OBU khusus kendaraan pribadi dan berbentuk digital melalui aplikasi Cantas
3. Tipe fisik OBU dipasang untuk semua kendaraan komersial
4. Sistem MLFF akan menghubungan e-OBU dan OBU ke teknologi digital global navigation satelite system (GNSS) memantau kendaraan melalui GPS
5. Ketika e-OBU aktif, GPS akan menentukan posisi pengguna berdasarkan satelite yang kemudian dilakukan pencocokan peta untuk selanjutnya dikirim ke pusat sistem
6. Cara mengaktifkan cukup mudah dengan menekan tombol start pada aplikasi Cantas untuk mobil pribadi
7. Saat perjalanan berakhir dan pengguna tol keluar, pencocokan peta perjalanan akan terjadi
Cara Isi Saldo e-Toll
Pengguna Jalan Tol wajib melakukan isi saldo kartu uang elektronik atau e-Money sebelum menggunakan jalan bebas hambatan.
Cara Isi Saldo e-Money
1. Bank BCA
- Buka aplikasi BCA mobile