5 Kereta Api di Indonesia yang Pernah Berganti Nama: Ada KA Argo Bromo Anggrek Hingga Kertajaya

Editor: Mikael Dafit Adi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Daftar kereta api di Indonesia yang pernah berganti nama pada masa lalu.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kereta api merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat Indonesia.

Moda transportasi ini memiliki sejumlah keunggulan, yakni ketepatan waktu sampai ditujuan, bebas panas dan macet, hingga fasilitasnya yang lengkap.

Namun taukah Anda, terdapat sejumlah kereta api yang dulu pernah berganti nama.

Pergantian nama ini dikarenakan akibat adanya kejadian atau peristiwa luar biasa hingga perubahan rute kereta api, kelas layanan atau menjadi penerus kereta sebelumnya yang pernah ada.

Lantas, kereta apa saja yang dulu pernah berganti nama ?

Kereta Api Kamandaka melintas di area DAOP 5 Purwokerto. (Kompas.com)

Baca: KAI Buka Penyewaan Kereta Luar Biasa, Berikut Penjelasan dan Cara Reservasinya

Daftar Kereta Api

Berikut lima kereta api di Indonesia yang pernah berganti nama:

1. Kereta api Suryajaya cikal bakal Argo Bromo Anggrek

Pada tahun 1995, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau saat itu bernama Perumka melakukan tes pasar dengan mengoperasikan layanan kereta api rute Surabaya tujuan Jakarta.

Karena mendapat antusiasme yang tinggi oleh masyarakat, akhirnya KAI meluncurkan kereta api Suryajaya pada 1994.

Setahun berselang, KAI juga memperkenalkan kereta eksekutif yang bernama Argo Bromo Anggrek dan pada 17 Agustus 1995 kereta api Suryajaya berhenti beroperasi.

2. Kereta api Badrasurya sebagai pendahulu KA Pasundan

KAI resmi mengoperasikan kereta api Badasurya pada tahun 1970-an untuk mengisi jalur antara Surabaya dan Bandung.

Badasurya sendiri memiliki arti Bandung Raya Surabaya. Kereta ini melayani kelas ekonomi pada saat itu.

Namun pada 1997, kereta api Badasurya resmi berhenti beroperasi dan digantikan oleh kereta api Pasundan (Surabaya Gubeng-Kiaracondong PP) hingga saat ini.

3. Kereta api Mutiara Utara sebelum jadi KA Sembrani

Tahun 1971 silam, KAI mengoperasikan kereta api Mutiara Utara dengan membawa kelas eksekutif pada saat itu.

Karena terus berkembang dan melakukan penyesuaian rute, kereta api Mutiara Utara kemudian berganti nama menjadi KA Sembrani.

Perjalanan perdana KA Sembrani dilakukan pada 1 Oktober 1995 dan saat ini melayani kelas eksekutif dan luxury.

Fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI. (KAI)

Baca: Mengenal Lebih Dekat Fitur Connecting Train Pada Aplikasi Access by KAI

4. Fajar Padjajaran dan Senja Mataram pendahulu KA Lodaya

KAI juga pernah mengoperasikan kereta api Fajar Padjajaran dan Senja Mataram untuk melayani rute Bandung-Yogyakarta.

Halaman
12


Editor: Mikael Dafit Adi Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer