Briptu Fadhilatun Nikmah Polwan yang Bakar Suami Buka Suara, Ngaku Menyesal-Trauma: Saya Minta Maaf

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Briptu Fadhilatun Nikmah dan Briptu Rian Dwi Wicaksono.

Akibat kejadian itu korban diketahui mengalami luka bakar 96 persen.

Baca: Viral Video 4 Menit Ibu dan Anak Kecil Baju Biru Part 2 di Twitter, Pengakuan Suami Hany Mengejutkan

Ia sempat dirawat intensif di ICU RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Namun, nyawa Briptu Rian Dwi Wicaksono tak tertolong.

Ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (9/6/2024) siang.

Briptu Fadhilatun Nikmah trauma

Briptu Fadhilatun Nimah kini sudah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kondisinya kini juga disebut-sebut mengalami trauma berat hingga butuh pendampingan psikologis.

Polda Jatim diketahui telah memberikan pendamping psikologis terhadap Fadhilatun Nikmah.

Pendampingan psikologis tersebut melibatkan Psikiater dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim.

Baca: Video Viral Ibu Baju Oren dan Anaknya Part 2 Dicari Linknya di Twitter, Terungkap Sosok Pemerannya

Selain diberikan kepada Briptu Fadhilatun Nikmah, pendampingan psikologis tersebut juga diberikan kepada ketiga anak Briptu Fadhilatun yang masih berusia di bawah lima tahun (balita).

Anak pertama berusia dua tahun, sedangkan anak kedua dan ketiga adalah kembar, berusia empat bulan.

"Dia masih trauma mendalam. Sekarang sedang ditangani dan sedang difasilitasi untuk trauma healing oleh Polda Jatim, kemudian juga kita melibatkan psikiater untuk menangani kasus ini," ujarnya Dirmanto, dikutip dari TribunJatim.com, Senin (10/6/2024).

Saat kejadian penganiayaan terjadi, ketiga anak Briptu Fadhilatun Nikmah sedang diasuh oleh pengasuh anak (Baby Sitter) di luar rumah.

Artinya, ketiga anak Briptu Fadhilatun tidak berada di dekat lokasi kejadian apalagi sampai melihat kejadian tersebut.

"Pada saat kejadian, berdasarkan informasi yang kami terima dari penyidik, anaknya sedang diasuh oleh baby sitter atau pembantu rumah tangga di sana, tidak ada di rumah, jadi dibawa pergi sama pembantu," jelasnya.

(tribunnewswiki.com/tribun network)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini



Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer