Sosok Misterius Datangi Pegi Setiawan Malam Hari di Penjara, Ngaku Suruhan Pengacara

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok Misterius Datangi Pegi Setiawan Malam Hari di Penjara, Ngaku Suruhan Pengacara

"Tapi saya tanya ke Ibu Yanti, enggak pak, enggak ada utusan malam-malam gitu," ungkapnya.

Pegi Setiawan alias Perong, terduga pembunuh Vina Cirebon dan Eky, yang sempat masuk DPO, kini telah 15 hari berada dalam penjara.

Diketahui, Pegi Setiawan alias Perong (30), terduga pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky, yang masuk daftar DPO, ditangkap polisi pada Selasa (21/5/2024) pukul 18.28 WIB.

Baca: Isi Chat Terakhir Eky Pacar Vina Cirebon Sebelum Tewas, Eks Sekjen XTC Ungkap Soal Lokasi Pembunuhan

Pegi Setiawan ini tak luput dari perbincangan kasus Vina Cirebon karena sebagian pihak beranggapan Polisi salah tangkap.

Meski begitu, Polisi tetap yakin bahwa Pegi Setiawan adalah buronan kasus Vina Cirebon yang sudah diburu sejak tahun 2016 silam.

Meski begitu, kasus Vina Cirebon masih terus menjadi perbincangan.

Sebab titik terang kasus ini belum terlihat.

Tambahan informasi, saat kasus Vina Cirebon heboh menjadi perbincangan banyak orang, dari 11 pelaku ada 3 orang yang masih buron, yaitu Pegi, Dani dan Andi.

Namun setelah Pegi Setiawan ditangkap, Polda Jabar mengumumkan bahwa dua DPO kasus Vina Cirebon dihapus dan Pegi Setiawan disebut pelaku terakhir di kasus ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan.

"Sejauh ini, fakta di penyidikan kami, tersangka atau DPO itu 1 bukan 3. Jadi semua tersangka 9 bukan 11," ujar Surawan saat konferensi pers di Mapolda Jabar yang juga menghadirkan Pegi, Minggu (26/5/2024).

Pihaknya pun menyebut semua tersangka kini berjumlah 9 orang, delapa orang sudah diadili.

"DPO tidak ada (Andi dan Dani), itu asal sebut nama. Sudah kami dalami, ternyata yang dua atas nama Dani dan Andi itu tidak ada."

"Jadi, yang benar DPO satu atas nama PS (Pegi Setiawan)," ujar Surawan di Mapolda Jabar, Minggu.

Surawan mengatakan para pelaku memiliki keterangan yang berbeda.

Ada yang menyebut 11 pelaku, namun ada yang menyebut 13 pelaku.

"Lima keterangan berbeda dari tersangka. Ada yang (menyebut) tersangka (buron) tiga nama berbeda, ada menerangkan lima, ada satu."

"Setelah dilakukan pendalaman, dua nama yang disebutkan selama ini, itu hanya asal sebut (oleh para tersangka)," kata Setiawan.

Setelah penyelidikan mendalam, dua nama itu yang selama ini diungkap saksi adalah bohong.

Akan tetapi Surawan menyebut tidak menutup kemungkinan nantinya akan muncul tersangka lain.

Halaman
1234


Penulis: Ika Wahyuningsih

Berita Populer