Pembina XTC Ragu Pegi Setiawan jadi Otak Pembunuhan Vina Cirebon dan Eky: Dia Jauh dari Geng Motor

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembina XTC Ragu Pegi Setiawan jadi Otak Pembunuhan Vina Cirebon dan Eky: Dia Jauh dari Geng Motor

Meski begitu, Doci tak bisa menyebutkan detail geng motor apa saja yang terlibat dalam kasus Vina Cirebon.

"Jadi yang 8 tersangka, ada bendera ini, ada dari kita (XTC), ada bendera lain juga. Saya dapat keterangan ini dari teman-teman yang sudah bebas dari lapas," ungkap Doci lagi.

Menurut dia, meski berbeda geng motor, namun para terpidana ini memang sering nongkrong bareng.

"Cuma kalau terdakwa 7 orang emang teman satu kampung semua, temen rumahan," kata dia.

Namun, Doci memastikan kalau Egi Ripra atau Apunk RP bukan anggota geng motor XTC.

"Itu dia pakai bajunya di Hadi, saya konfirmasi ke temen-temen. Egi juga gak pernah ada foto ngumpul sama anak XTC. Saya juga tadinya hampir nuduh dia pelaku, pas saya samperin ternyata enggak," tutur dia.

Baca: Sosok Misterius Datangi Pegi Setiawan Malam Hari di Penjara, Ngaku Suruhan Pengacara

Liga Akbar Fakta Sebenarnya

Sementara itu, Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Yudia Alamsyach mengatakan kalau Liga Akbar akan membuka fakta yang sebenarnya di malam kejadian.

"Liga Akbar tidak kenal dengan Pegi Setiawan," kata Yudia dikutip dari TV One, Rabu.

Ia juga mengatakan kalau Liga Akbar ternyata mencabut BAP-nya 8 tahun lalu.

Di mana pada faktanya, Liga Akbar tidak melihat Eky dilempari batu dan dikejar oleh para pelaku.

"Liga Akbar ini tidak merasa ada pada posisi bahwa Eky dan Vina sedang mengendarai kendaraan, dilempari, dan diteriaki. Di situ posisi Liga Akbar tidak ada di tempat," ungkapnya.

Ia juga mengatakan kalau pada malam itu Eky bukan hendak mengantar Vina pulang, melainkan mau berkumpul dengan geng motor XTC.

Liga Akbar membuat keterangan palsu karena diarahkan untuk menandatangani BAP.

"Liga merasa ketakutan selama ini, karena keterangan di kepolisian tidak sesuai dengan faktanya," jelas dia.

Liga, Kata Yudia, mengatakan bahwa pada saat diperiksa sebagai saksi, rangkaian tersebut sudah ada yang mengkondisikan.

"Pada awalnya Liga menolak menandatangani BAP tersebut, akan tetapi Liga ini selalu diarahkan untuk mendandatangani BAP itu," pungkas Yudia Alamsyach.

Sementara itu, ayah Pegi Setiawan, Rudi Iriawan memberikan kesaksian yang menyatakan Pegi Setiawan tidak bersalah.

Bahkan Rudi Iriawan menyatakan Pegi Setiawan tidak berada di lokasi kejadian kembali datang.

Rudi Iriawan memberikan kesaksian mengenai kasus yang menjerat anaknya dalam kasus Pembunuhan Vina dan Eki tahun 2016 lalu saat ditemui di rumah Pegi di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih

Berita Populer