Ada cerita tentang keluarga dalam The Secret Ingredient.
Maya yang dibesarkan oleh ibu tunggal tumbuh menjadi pribadi mandiri yang tidak mau berutang budi pada siapapun.
Ia sangat membenci kebohongan karena ayahnya tidak menepati kata-katanya dan meninggalkan ia dan ibunya.
Tak kalah suram, Ha-joon atau Jack sejak kecil ditindas oleh keluarga, yaitu anak-anak dari istri pertama ayahnya.
Ia pun mengalami kenangan pahit karena melihat penderitaan ibunya hingga meninggal dunia.
Seperti judulnya, makanan menjadi bumbu manis dalam kehidupan para tokoh dalam drama ini.
Bagi Maya dan Ha-joon, makanan adalah bahasa cinta dengan ibu.
Dalam kenangan Ha-joon, senyum terakhir yang ia saksikan di wajah ibunya adalah saat ia menyajikan makanan yang ia buat saat kecil.
Bagi Maya, makanan lezat disajikan ibunya membuatnya ingin menjadi chef yang bisa membuat orang tersenyum karena makanan yang ia masak.
The Secret Ingredient bisa dibilang serial drama Viu pertama yang menggabungkan budaya Indonesia, Filipina, dan Korea Selatan.
Dalam drama ini ada masakan dengan memanfaatkan buah kepel, buah langka yang dianggap buah keraton Yogyakarta.
Ada juga bibingka, kudapan ala Filipina yang terbuat dari tepung beras dan santan, yang dipanggang beralas daun pisang.
Kue ini biasanya disajikan saat perayaan Natal.
Tensi tinggi di dalam dapur resto tak harus membuat hubungan antar kru selalu panas dan penuh persaingan.
Ada persahabatan yang erat di antara para kru.
Maya memiliki sahabat Stella, yang sama-sama berasal dari Filipina.
Stella selalu siap membantu Maya, termasuk saat Maya mengikuti kompetisi masak.