Tampang 11 Anggota Geng Motor yang Bunuh-Perkosa Vina Cirebon, Polisi Masih Cari 3 Buronan

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tampang 11 Anggota Geng Motor yang Bunuh-Perkosa Vina Cirebon, Polisi Masih Cari 3 Buronan

Foto selanjutnya yang diunggah, terlihat para pelaku yang berhasil diamankan Polisi dalam kondisi telanjang dada.

Baca: 4 Fakta Ngeri Kasus Vina Cirebon, Korban Digilir Lalu Dibunuh Geng Motor, 3 Pelaku Masih Berkeliaran

Beberapa pelaku diantaranya terlihat babak belur diduga dipukuli karena melawan saat ditangkap.

Beberapa dari mereka terlihat bertato di dada, punggung hingga di leher.

Satu foto terpisah memperlihatkan salah satu dalam foto pribadinya sedang berfoto telanjang dada memamerkan tato di punggung dan lehernya.

Unggahan foto ini sudah ramai dikomentari netizen sekitar 7 tahun yang lalu.

Kini kembali ramai dengan komentar netizen di tahun 2024.

"Ahirnya ketemu di sini awal dr kisah Vina," tulis akun Ira**.

"mkanya jelex amat ya alay si Egi asli ????...trlalu ganteng yg d film mah ..si Egi kayanya ..soal nya pd tkut smua gak ad yg brni up kan," tulis akun Alf***.

"kurang ajar manusia biadap," tulis akun Glo***.

Misteri 3 Sosok Geng Motor Pembunuh Vina Cirebon Masih Buron: Korban Diperkosa dan Dibunuh Sadis (Kolase Tribunnewswiki/Youtube)

Baca: Masih Buron, Siapa Sosok 3 Pelaku di Kasus Vina Cirebon? Korban Tewas Diperkosa-Dibunuh Geng Motor

Penuh kontroversi

Diketahui, film Vina: Sebelum 7 Hari dianggap kontroversial dan menjadi perbincangan netizen.

Sutradara film Vina: Sebelum 7 Hari, Anggy Umbara mengatakan, dirinya ingin mengangkat cerita tersebut karena kasusnya dinilai belum terselesaikan sejak 2016.

Selain itu, Anggy menjelaskan, pihak produksi sudah mendapatkan izin dari keluarga Vina untuk diangkat ke layar lebar.

Terkait dengan film yang dianggap kontroversial dan harus diboikot, Anggy heran dengan ungkapan tersebut.

"Ya kita kan kisah nyatanya seperti itu, kita dari true story dan menurut saya film ini penting untuk diangkat lagi, kasusnya diusut lagi, karena memang belum selesai," dilansir dari Kompas.com, Jumat (10/5/2024).

Terpisah, Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia, Rommy Fibri Hardiyanto menilai, film Vina: Sebelum 7 Hari merupakan film drama thriller dan crime.

Dalam genre tersebut, film juga menyajikan adegan kekerasan, penganiayaan, pemerkosaan, dan pembunuhan.

Baca: Mengenal Sosok Santyka Fauziah, Pacar Baru Sule yang Ikut Foto Keluarga di Nikahan Rizky-Mahalini

Untuk adegan tersebut, Rommy menilai bahwa adegan kekerasan baik fisik atau visual proporsional tidak tampak unsur kesadisan.

Selain itu, adegan pemerkosaan yang dikritik juga minim dari unsur ketelanjangan.

Selain itu, para pemerkosa dalam film tersebut tidak tereksploitasi seksnya secara ganas dan liar.

Halaman
123


Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer