Pastikan dokumen-dokumen ini valid dan masih berlaku, karena ini akan menjadi dasar untuk menilai keabsahan permohonan KPR subsidi yang Sahabat ajukan.
4. Surat Keterangan Penghasilan
Salah satu dokumen penting lainnya adalah surat keterangan penghasilan.
Bank atau lembaga keuangan yang memberikan KPR perlu memastikan bahwa Anda memiliki kemampuan untuk membayar cicilan KPR secara berkala.
Oleh karena itu, Anda juga perlu melampirkan dokumen yang mendukung penghasilan bulanan yang dimiliki, diantaranya seperti slip gaji atau surat keterangan penghasilan dari tempat Anda bekerja.
Selain surat keterangan penghasilan, bank atau lembaga keuangan juga akan menilai riwayat kredit yang Anda miliki untuk divalidasi oleh kredit analis.
Anda perlu memastikan pada saat pengajuan KPR bahwa Anda tidak bermasalah dengan kredit yang mungkin belum diselesaikan atau dibayarkan.
Hal ini akan digunakan oleh kredit analis sebagai indikator kelancaran pembayaran cicilan saat mengambil KPR.
Beban finansial lainnya, seperti pinjaman yang masih berlangsung atau kelancaran pembayaran kartu kredit juga akan diperhitungkan.
Semakin bersih riwayat kredit yang Sahabat miliki, semakin besar peluang untuk mendapatkan persetujuan KPR subsidi.
Sebelum Anda menandatangani perjanjian KPR subsidi, pastikan Sahabat benar-benar memahami mekanisme pembayaran, termasuk besaran cicilan bulanan dan tingkat suku bunga yang diterapkan.
Ini dapat menjadi pertimbangan dalam melakukan kalkulasi dan mengukur kemampuan Anda dalam menetapkan besaran cicilan.
Perhitungan ini dapat membantu Anda dalam mengelola keuangan dengan lebih baik dan menghindari kemungkinan masalah keuangan yang terjadi di masa depan.
Baca: KPR Tapera
Tips Pengajuan KPR Subsidi
Adapun cara untuk dapat mengajukan KPR subsidi yakni sebagai berikut:
Sebelum memulai proses pengajuan KPR subsidi, Anda dapat mencari informasi terkait program-program yang sedang berlangsung serta lokasi tempat rumah KPR subsidi tersebut tersedia.
Pemerintah biasanya menyediakan berbagai jenis program KPR subsidi dengan syarat dan ketentuan yang berbeda. Pilihlah program yang sesuai dengan kebutuhan dan sesuai kondisi finansial.