"Iya, kecepatan tinggi," akui Isnem.
Baca: Isi Rumah Mewah Helena Lim, Crazy Rich PIK Tersangka Korupsi Timah, Rugikan Negara Rp271 Triliun
"Akhirnya nabrak di depan," ujar polisi.
"Rem berfungsi tapi nyerempet mobil saya di tol itu tadi," sambung Isnem.
Akhirnya ngaku menabrak mobil dan ugal-ugalan, Isnem pun gelagapan ditanyai jenis kendaraan yang ditabraknya.
"Laju itu mobil kencang, mendekat tol saya nyerempet mobil pribadi," ujar Isnem.
"Jenisnya apa?" tanya polisi.
"Yang keserempet itu belah kiri, ada nanti saya tahu posisinya. Setelah saya serempet, saya tabrak mobil itu," imbuh Isnem.
Usai menceritakan kronologinya, Isnem lantas sesumbar.
Baca: Anies Baswedan: Pilpres 2024 Berjalan Tidak Bebas, Tidak Jujur, dan Tidak Adil
Tampak sok jago, Isnem mengaku kesal setelah menabrak lima mobil hingga viral.
MI pun mengaku siap bertanggung jawab dengan membeli semua mobil yang ditabraknya.
"Saya jengkel, saya berani tanggung jawab. Saya beli semua mobil itu," kata Isnem seraya melihat ke arah kamera.
Akibat kecelakaan beruntun tersebut, para korban mengalami sesak di dada.
Tak cuma itu, dua korban yang mengalami luka ringan pun dirawat di RS Polri.
Perihal kecelakaan tersebut, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengurai imbasnya.
Baca: Hotman Paris Sebut Gugatan Kubu Anies Bisa Dijawab Cukup 1 Paragraf: Yang Dibahas Malah Bansos
Diungkap Widiyatmiko, tiga gardu gerbang Tol Halim Utama sempat ditutup sementara guna penanganan kecelakaan.
Gerbang tol yang ditutup adalah yang dari arah Bekasi menuju Tol Dalam Kota yakni gardu 3, 4, dan 5.
"Imbas dari kecelakaan tersebut, tiga gardu Tol Halim Utama ditutup sementara. (Hal itu untuk) mengoptimalkan kapasitas gardu yang dapat beroperasi," ujar Widiyatmiko.
(tribunnewswiki.com/tribunnewsbogor.com)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini