Terkuak Kesaktian Mat Tanjar Guru Silat di Madura saat Carok 4 vs 2, Hasan Busri Tak Mau Kecolongan

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mat Tanjar dan Hasan Busri

Saat posisinya sudah terdesak, Mat Tanjar lalu berlari menyelamatkan diri ke arah rumah warga.

Baca: Tak Terluka Sama Sekali, Ini Sosok Hasan Busri Tersangka Carok Maut Madura Tewaskan 4 dari 10 Orang

Namun saat itu Hasan Busri kembali menyabetkan celuritnya ke bagian punggung Mat Tanjar.

Kemudian disusul lagi dengan sabetan pada bagian perut yang menyebabkan Mat Tanjar tumbang tak berdiri lagi.

Di waktu bersamaan, Hasan Busri sudah dikepung oleh Mat Terdam, Hafid, dan satu orang yang disuruh pulang.

Saat itulah Werdi langsung masuk ke arena dan menyabet Hafid.

Hasan bahkan saat itu carok melawan dua orang sekaligus.

Saat itulah celurit Hasan Busri terlepas.

Ia lalu bergerak cepat mengambil celurit milik Mat Tanjar yang sudah tergeletak.

Baca: Sosok Guru Silat di Kalimantan yang Ajari Teknik Tarung Hasan Busri, Pelaku Carok Maut di Bangkalan

Hasan lalu lanjut carok dengan Mat Terdam hingga kembali ditumbangkan.

Dari keempat korban, terlihat luka paling banyak terdapat pada tubuh Mat Tanjar.

Kemudian Mat Terdam memiliki luka yang hampir sama dengan Mat Tanjar.

Sementara Hafid dan Najehri hanya terluka di punggung.

Sebab keduanya langsung tumbang usai ditebas oleh Werdi.

Berbeda dengan Mat Tanjar yang masih sempat melawan Hasan dan berusaha berlari.

Sosok Mat Tanjar

Mat Tanjar tewas di tangan Hasan Busri dalam tragedi carok di Bangkalan, Madura.

Sosok Mat Tanjar ini ternyata dikenal sebagai guru silat.

Video Mat Tanjar saat pernah terlibat cekcok sebelum peristiwa carok dengan Hasan Busri baru-baru ini viral.

Pada video yang viral itu terlihat Mat Tanjar ngotot menantang lawannya di depan polisi.

Baca: Live di RCTI! Ini Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Vietnam, Kick Off Jam 20.30 WIB

Video tersebut tersebar usai Mat Tanjar tewas mengenaskan dalam insiden carok di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura.

Halaman
1234


Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer