Jika habis dibagi empat tetapi tidak habis dibagi 100 maka tahun tersebut adalah tahun kabisat.
Jika habis dibagi empat dan 100 seperti 2000 maka langkah perhitungan bisa dilakukan ke poin selanjutnya.
Periksa kembali tahun tersebut, jika habis dibagi 100 tetapi tak habis dibagi 400 maka tahun itu bukan tahun kabisat.
Inilah yang dijadikan sebagai aturan tambahan pada sistem kalender Gregorian.
Artinya, dalam kurun waktu 400 tahun, aturan tahun kabisat setiap 4 tahun mesti dikurangi 3 hari, sehingga seluruhnya terdapat 100 - 3 = 97 tahun kabisat setiap 400 tahun.
Untuk lebih mudahnya, berikut contoh perhitungan tahun kabisat:
- Tahun 2004, 2008, 2012, ... adalah tahun kabisat (bukan abad baru, habis dibagi 4),
- Tahun 1900, 2100, 2200, 2300 bukan tahun kabisat karena abad baru namun tak habis dibagi 400,
- Tahun 1600, 2000, 2400, ... adalah tahun kabisat karena abad baru dan kelipatan 400.
- Tahun 2009, 2011, 2013, ... bukan tahun kabisat karena merupakan tahun ganjil.
Sejarah Tahun Kabisat
Pasalnya, tanggal 29 Februari hanya akan muncul setiap 4 tahun sekali.
Bahkan sejarah memperkirakan hanya ada lima juta orang di dunia yang lahir pada 29 Februari.
Hari Kabisat diperlukan karena waktu yang dibutuhkan Bumi untuk menyelesaikan orbitnya mengelilingi matahari adalah sekitar 365,25 hari.
Sedangkan satu tahun dalam kalender berjumlah 365 hari.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 30 Maret: Rusia Menjual Alaska kepada Amerika karena Tak Bisa Mengurusnya
Jadi, hampir setiap 4 tahun, satu hari kabisat ditambahkan untuk menghitung empat hari tambahan 0,25.
Gagasan untuk menambahkan waktu ke kalender melalui hari kabisat telah ada selama ribuan tahun.
Ptolemeus III Euergetes mencoba, namun gagal, menerapkan skema tersebut pada abad ke-3 SM dan telah disempurnakan seiring berjalannya waktu.
Pada tahun 46 SM, kalender Julian memperkenalkan hari kabisat setiap empat tahun sekali, namun masalah pengukuran yang digunakan menyebabkan perbedaan yang semakin besar selama beberapa abad.
Kalender Gregorian mereformasi konsep tersebut pada tahun 1582 dengan menghilangkan tahun kabisat dalam tahun-tahun abad yang tidak habis dibagi 400.
Inilah sebabnya tahun 1600 dan 2000 merupakan tahun kabisat, sedangkan tahun 1700, 1800, dan 1900 bukan tahun kabisat dan mengapa tahun 2400 akan menjadi tahun kabisat.
Ada adat istiadat dan tradisi yang terkait dengan tahun dan hari kabisat.
Di Yunani, ada yang percaya bahwa menikah pada tahun kabisat atau hari kabisat membawa sial.
Tradisi lain yang sudah ada sejak berabad-abad yang lalu menyatakan bahwa selama tahun kabisat atau pada hari kabisat, seorang wanita diperbolehkan untuk melamar seorang pria daripada menunggu seorang pria untuk melamar.