Video pendek penganiayaan pendukung Ganjar-Mahfud oleh TNI tersebut viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun X @YRadianto, tampak sejumlah orang berambut cepak awalnya berada di pinggir jalan.
Akan tetapi, tidak lama kemudian langsung menghampiri pemotor yang sedang melintas.
Baca: Cak Imin Ngaku Ada yang Sogok Relawannya dengan Uang Besar Agar Berhenti Dukung AMIN
Narasi dalam video tersebut tertulis bahwa korban penganiayaan merupakan seorang relawan paslon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Saat itu, korban baru selesai dari sebuah acara dan langsung dicegat oleh sejumlah orang yang disebut oknum TNI dari Batalyon 408 tepatnya di traffic light Sonolayu, Boyolali, Jawa Tengah.
Dituliskan pula bahwa korban langsung dibawa ke pos penjagaan saat itu.
Penyebab penganiayaan itu disebut karena pendukung Ganjar-Mahfud tersebut mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak standar yang bersuara keras.
Dalam video tersebut terlihat korban yang mengenakan kaus bertuliskan Ganjar-Mahfud 2024 untuk Indonesia menunjukkan bibirnya yang jontor akibat pukulan oknum TNI.
Beberapa giginya juga terlihat rompal.
Baca: Cak Imin Tak Paham SGIE Pertanyaan Gibran, Anies Baswedan Beri Respons yang Buat Orang Tersenyum
Pihak TNI membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI.
Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan di Denpom Surakarta.
"Oknum tersebut saat ini dalam proses pemeriksaan Denpom Surakarta," kata Kapuspen TNI Brigjen Nugraha Gumilar saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (30/12/2023).
Nugraha tak merinci lebih detail terkait kronologi peristiwa penganiayaan tersebut.
Dia menyebut nantinya Kodam IV Diponegoro akan memberikan penjelasan.
"Untuk lebih jelas silakan langsung tanya ke Pendam IV Diponegoro," ujarnya.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini