Sontak saja kabar Anies ditampar saat kampanye oleh orang berbaju putih viral di media sosial.
Seperti yang diketahui, Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dilaporkan ditampar saat kampanye di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (26/12/2023).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu ditampar di tengah kerumunan.
Sosok yang berani menampar Anies adalah pria berbaju putih bertuliskan 'AMIN" dan mengenakan topi.
Kabarnya, awalnya, pria itu ingin menjabat tangan Anies, namun karena keramaian tersebut terjadi tamparan di pipi capres nomor urut 1 itu.
Anies hanya tersenyum dan menaikkan alisnya usai kena tampat.
Sementara pendukung yang menampar pipi Anies tetap melanjutkan untuk meminta bersalaman.
Baca: Anies Ditampar saat Berkunjung ke Pontianak untuk Kampanye, Begini Tanggapan Timnas Amin
Baca: Pantas Bidan Eka Anugrah Mampu Sumbang 100 Mobil Demi Dukung Anies Baswedan, Bukan Orang Sembarangan
Apa kata pihak Anies terkit insiden ini?
Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaufi Alaydrus mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi pengamanan.
"Jadi, catatan dari bidang pengamanan, tentunya akan ada peningkatan pengamanan terhadap Beliau berdua sehingga membuat masyarakat juga tenang," ujar Syaugi.
Namun, pihaknya tak mengetahui apakah tindakan itu memang disengaja atau bukan.
Penyelidikan pun juga telah dilakukan oleh Timnas AMIN.
Selain itu, Syaugi mengaku penamparan itu bukan hanya sekali diterima oleh Anies Baswedan.
"Sebetulnya sering kejadian seperti itu cuma tidak ada kamera, kebetulan kemarin ada kamera," tuturnya.
"Sebetulnya hal itu memang perlu kami waspadai, tapi itu tidak menganggu kelancaran jalannya kampanye."
Sebelumnya, Polri mengerahkan 444 personel untuk memberikan pengamanan khusus para capres dan cawapres di Pilpres 2024.
Tiap capres-cawapres akan dikawal 74 personel anggota polri.
Spri ADC capres/cawapres beserta istri dan perwira penghubung protokol (Pa Bungkol) sebanyak 9 personel.
Lalu, pengamanan dan pengawalan termasuk tenaga medis sebanyak 21 personel.