Bawang Goreng Jadi Bumbu Terenak Kedua di Dunia Versi Taste Atlas, Kalahkan Inggris dan Jerman

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Bawang Goreng

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Indonesia kembali menuliskan prestasinya di dunia lewat bumbu masakan bawang goreng.

Ya, Bawang goreng asal Indonesia mendapat urutan kedua dalam daftar Top 53 Condiments in The World (53 Bahan Kondimen Terbaik Dunia) versi Taste Atlas.

Kondimen menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti bumbu yang digunakan untuk memberi rasa pada makanan seperti garam, lada, atau mustar.

Bawang goreng asal Indonesia persis berada di bawah balsamic vinegar tradisional dari Modena, Italia, yang butuh waktu proses fermentasi minimal 12 tahun.

"Bawang goreng dibuat dari irisan tipis bawang merah yang digoreng sampai keemasan. Deskripsi rasanya gurih dan pahit," tulis Taste Atlas.

Tak ketinggalan, dijelaskan cara menyantap bawang goreng yaitu ditaburkan di atas berbagai makanan di antaranya nasi goreng, sate ayam, bakso, semur, dan sop buntut.

"Bawang goreng bisa dibeli di banyak toko kelontong dan pasar swalayan di Indonesia," tulis keterangan tersebut.

Baca: Resep Rendang Sapi Basah dan Kering, Lengkap dengan Cara agar Daging Cepat Empuk

Baca: Sosok Ade Bhakti, Camat Gajahmungkur Viral yang Dimutasi Diduga Gegara Sindir Nasi Goreng Walikota

Selain balsamic vinegar dan bawang goreng, ada kondimen lain yang masuk dalam daftar ini. Kebanyakan kondimen tersebut berupa saus atau pasta, berikut urutannya.

1. Balsamic vinegar tradisional dari Modena, Italia

2. Bawang goreng dari Indonesia

Ilustrasi Bawang Goreng (tribun Jambi)

3. Balsamic vinegar dari Modena, Italia

4. Garam laut dari Maldon, Inggris

5. Mustar dari Dusserldorfer, Jerman

6. Kecap asin dari China

7. Sirup mapel dari Kanada

8. Gochujang dari Korea Selatan

9. Garam maras dari Cusco, Peru

10. Dijon mustar dari Dijon, Perancis

Perlu diketahui, penilaian di Taste Atlas, disebutkan dalam situsnya berdasarkan voting pembaca mereka yang memberikan peringkat pada setiap makanan.

Taste Atlas mengklaim, penilaian merupakan berdasarkan pengguna nyata dengan serangkaian mekanisme untuk membedakan pembaca sesungguhnya dan mesin bot.

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih

Berita Populer