Mengenal SGIE, Pertanyaan yang Dilontarkan Gibran hingga Buat Cak Imin Bingung

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aksi Gibran Slepet Cak Imin, Frontal Sebut Cawapres Anies Baswedan ‘Aneh’

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Apa itu SGIE ?

Hingga saat ini SGIE masih menjadi pertanyaan.

Istilah SGIE menjadi sorotan di media sosial setelah dilontarkan oleh calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka dalam debat, Jumat (22/12/2023).

Gibran melontarkan kata SGIE sebagai pertanyaan untuk cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Sebagai ketua umum PKB saya yakin Gus paham masalah ini bagaimana langkah Gus menaikkan peringkat Indonesia di SGIE?" tanya Gibran.

Menerima pertanyaan tersebut, Cak Imin terlihat kebingungan dan mengatakan dirinya tidak mengerti apa yang dimaksud dengan SGIE.

"Terus terang enggak paham, tak pernah dengar," jawab Muhaimin.
Hal itu membuat Cak Imin mengorbankan waktu menjawab pertanyaan agar bisa mendapatkan penjelasan mengenai SGIE dari Gibran.

 

Baca: Roy Suryo Bongkar Kejanggalan dalam Debat Cawapres: Si Nomor 2 Pakai 3 Mic dan Headset


Gibran menyebut Indonesia sedang fokus mengembangkan ekonomi syariah dan keuangan syariah.

"Kita kan sedang fokus mengembangkan ekonomi syariah, keuangan syariah, otomatis kita harus ngerti juga masalah SGIE," kata Gibran kepada Cak Imin.

"Misalnya sekarang yang sudah masuk peringkat 10 besar adalah makanan halal kita, skin care halal kita, fashion kita, nah itu yang saya maksud, Gus," sambungnya.

Lantas, Gibran meminta maaf sambil tersenyum kepada Cak Imin karena membuat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut sempat gagal menjawab di panggung debat cawapres.

"Dan mohon maaf kalau pertanyaannya agak sulit ya, Gus, terima kasih," imbuh Gibran.

Lantas apa itu SGIE ?

SGIE adalah singkatan dari State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report yang dirilis oleh DinarStandard.
SGIE Report berisikan laporan indikator ekonomi islam global.

Dilansir dari Dinar Standard, terdapat beberapa kriteria penilaian untuk menentukan urutan negara dengan indikator ekonomi islam global.

Beberapa penilaian di antaranya seperti sektor keuangan Islam, makanan dan minuman halal, kosmetik halal, obat-obatan halal, perjalanan ramah Muslim, fashion sederhana, serta media dan rekreasi bertema Islam.

Dalam SGIE Report ayng dirilis tahun 2022, Indonesia berada di peringkat ke-4 dari 81 negara.

Posisi Indonesia berada di bawah Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan di atas Turkiye.

Laporan yang dibuat oleh DinarStandard dan didukung oleh Departemen Ekonomi dan Pariwisata (DET) di Dubai.

Halaman
12


Penulis: Ika Wahyuningsih

Berita Populer