Susanto meminta kepada pihak kepolisian, agar menjelaskan soal dasar menuduh adanya kampus pembunuhan di dalam kampusnya.
Baca: Pantas IA Mahasiswa Unand Mesum dengan Adam di Masjid hingga Kepergok, Terungkap Penyebabnya
"Informasi yang kami terima bahwasanya telah terjadi pembunuhan di lingkungan Unpri, bila ada kasus pembunuhan tersebut maka kami hendak bertanya kepada bapak polisi yang terhormat, yang pertama kejadian pembunuhan tersebut di mana, siapa pelapor kasus pembunuhan tersebut," ungkapnya.
"Siapa korban pembunuhan tersebut, siapa pelaku pembunuhan, apakah ada alat bukti pembunuhan tersebut dan adakah saksi kejadian tersebut," tandasnya.
Sebelumnya, masyarakat digegerkan dengan temuan 5 mayat manusia di Unpri Medan.
Hal itu diketahui setelah video viral mahasiswa menemukan 2 mayat manusia di kampus itu.
Setelah ditelisik, ternyata polisi justru menemukan 5 mayat, bukan 2.
Pihak kampus sempat membuat klarifikasi setelah video itu viral.
Mereka menyatakan bahwa video penemuan 2 mayat itu adalah hoaks dan hanyalah manekin.
Baca: KESEHARIAN Devnisa Putri Istri Panca: Tak Pernah Temani 4 Anaknya Bermain dan Jarang Bersosialisasi
Hal ini berbanding terbalik dengan pernyataan polisi.
Polisi memastikan telah menemukan 5 jasad tanpa identitas di lantai 15, Unpri Medan.
Satreskrim Polrestabes Medan sudah menindaklanjuti soal video beredar adanya mayat di lantai 9 kampus mewah itu.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan bahwa kelima jasad itu terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan.
"Iya benar, semalam kita temukan ada lima jasad di lantai 15," kata Fathir, Rabu, 13 Desember 2023, dikutip dari Tribun-Medan.
Fathir menuturkan pihak kampus Unpri sempat mencoba menutup-nutupi keberadaan mayat tersebut dengan tidak kooperatif.
Akan tetapi, polisi yang curiga tetap melakukan penggeledahan di kampus tersebut.
Baca: AKHIRNYA Tahu 4 Anaknya Tewas di Jagakarsa, Begini Respons & Kondisi Devnisa Istri Panca Darmansyah
Ternyata benar adanya ditemukan jenazah.
Fathir pun mengungkap kronologi penemuan mayat tersebut.
Mulanya polisi melakukan penggeledahan dari lantai 9 sampai 16.
Setelah tiba di lantai 15, polisi curiga dengan satu ruangan dan mencoba mendatanginya.