Nindi Mahasiswi Keperawatan Dibunuh saat Mandi di Apartemen Bogor, Motif Devid Sakit Hati Dijelekkan

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Devid Ai Lesmana dan Nindi Putri Marifah

"Korban melaksanakan mandi pagi, baru Setelah (korban) selesai mandi, dari si pelaku langsung melakukan pembunuhan terhadap korban dengan pisau yang sudah disiapkan oleh si tersangka sebelum bertemu dengan korban," ungkap Bismo.

Baca: Pantas IA Mahasiswa Unand Mesum dengan Adam di Masjid hingga Kepergok, Terungkap Penyebabnya

Nindi pun tak berdaya dan tidak melakukan perlawanan apapun.

Devid menusuk dada dari Nindi dengan pisau sebanyak tujuh kali tusukan.

"Ditusukkan pisau tersebut ke dalam perut, dada, leher dan punggung sehingga korban meninggal dunia," tuturnya.

Devid pun berusaha menutupi keberadaan korban, mengelap darahnya, menyembunyikan jenazahnya di bawah dipan.

Lalu, menutup korban dengan dipan yang ada di ruangan tersebut.

"Sehingga, mulai dari Jumat hingga Senin belum ketemu, atau baru ditemukan pada Senin oleh housekeeping (pada saat) dilaksanakan bersih-bersih kamar dan tercium aroma tidak sedap," tambahnya.

Setelah membunuh Nindi Putri Marifah, Devid ternyata langsung pulang ke kediamannya di wilayah Sadeng, Kabupaten Bogor.

Baca: Sosok 2 Mahasiswa Unand yang Viral Mesum di Masjid, Si Pria Disebut Hafiz Quran & Sudah 3 Kali Mesum

Saat ditangkap, David Lesmana pun sedang berada di rumah usai 5 jam jasad dari Nindi ditemukan membusuk di apartemen itu.

"Pelaku ditangkap di rumahnya, jadi kita cepat waktu itu sehingga waktu itu ditangkap. Penangkapan 5 jam setelah mendapatkan informasi jasad di apartemen," tandasnya.

Motif Devid Bunuh Nindi

Motif Devid Ai Lesmana membunuh Nindi Putri Marifa dipicu oleh sakit hati.

Devid merasa sakit hati karena Nindi mejelekkan dirinya di depan teman-temannya.

"Motif pelaku melakukan pembunuhan tersebut karena sakit hati, karena dijelekan di teman-temenannya," kata Bismo.

Berdasarkan pengakuan David, Nindi Putri Marifa membongkar perilakunya pada teman-teman yaitu sering meminta uang pada korban.

Sakit hati itu makin memuncak oleh tabiat Nindi sendiri.

Baca: Pengakuan Panca Darmansyah Rekam dan Bunuh 4 Anaknya: Satu Per Satu Dibekap 15 Menit, 1 Jam Selesai

Berdasarkan pengakuan Devid, sakit hati itu memuncak dipengaruhi juga oleh Nindi yang kerap meminjam uang kepada korban.

"Yang disampaikan tersangka, informasinya, korban (Nindi) ini sering minta uang ke tersangka. Di situlah sakit hati ini memuncak," tambah Bismo.

Sakit hati tersangka juga kembali memuncak sebab Nindi kerap menganggu kehidupan pacar baru dari Devid.

"Kita dapat informasi juga tersangka punya pacar lagi. Tapi diganggu oleh korban," tandasnya.

Halaman
1234


Penulis: Rakli Almughni

Berita Populer