Sementara itu, seorang juru bicara militer Israel mengakui adanya wabah penyakit perut di antara para tentara.
Dia mengaitkan penyakit itu dengan makanan yang didapat dari sumbangan.
“Kami pintar dalam mencuci tangan kami, tetapi hal itu adalah tantangan dalam bidang tersebut. Selain itu, menerapkan kondisi kebersihan mendasar di sana susah,” kata dia dikutip dari Watan News.
Juru bicara lainnya mengatakan peningkatan jumlah tentara yang terkena penyakit perut disebabkan oleh makanan sumbangan dan makanan yang dimasak.
“Ada peningkatan penyakit pencernaan karena makanan sumbangan dan makanan yang dimasak. Kami menangani kasus itu, mengeluarkan perintah tentang pengobatan, dan menyelidiki setiap infeksi yang dilaporkan, menyediakan perawatan bagi para tentara yang gelisah," kata dia.
(TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWSWIKI)