Ini dikarenakan anak dari Andika Kangeng Band yang berinisial MWB dimaki dan diancam oleh orang tua temannya di sekolah.
Bahkan, akibat perlakuan tersebut, anak Andika harus dirawat di rumah sakit.
Andika telah melaporkan peristiwa ini kepada Polresta Bandar Lampung pada Selasa, 14 Noveber 2023.
Adapun Andika melaporkan seseorang berinisial AF.
Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/1657/x1/2023/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.
"Jadi anak saya itu dibentak oleh orangtua siswa pada Sabtu, 11 Noveber 2023 pukul 09.00 WIB," kata Andika dikutip dari Tribunnews, Selasa, 14 Novemer 2023.
Baca: Jadwal Siaran Langsung Argentina vs Uruguay Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tayang Live di TV Ini
Pria bernama lengkap Mahesa Andika Setiawan itu pun mengungkap kronologi dugaan kekerasan yang menimpa anaknya tersebut.
Ia mengaku mendapatkan laporan anaknya dimarahi oleh AF dari asisten rumah tangga (ART).
"Anak saya dimarahi dengan kata-kata yang tidak pantas," ucapnya.
Peristiwa bermula saat ada kegiatan peringatan Hari Pahlawan di sekolah.
Dalam kegiatan pada Hari Pahlawan itu, MWB menari bersama, ARO, anak AF.
Saat itu ARO membawa mainan kartu pokemon ke sekolah.
MWB mengambil kartu pokemon tersebut hingga ARO menangis.
Baca: Video Shella Trenggalek 2 Menit 20 Detik Viral di X, Seragam Batik Jadi Sorotan, Polisi Bertindak
Lalu AF datang mencari MWB.
"Anak saya dibentak oleh orangtua tersebut. guru juga takut dan tidak berani melawan karena kerasnya bentakan orangtua siswa tersebut," kata Andika.
Pasca kejadian, kata Andika, anaknya mengalami trauma hingga tidak mau makan.
"Anak saya mengalami sakit panas dan dirawat di rumah sakit,” jelas Andika.
Atas kejadian tersebut, ia melaporkan Af ke Mapolresta Bandar Lampung.
"Saya tidak terima anak saya dibentak hingga dimarahin. Sekarang diopname dan sangat shock berat," imbuhnya.