Prinsip Prilly Latuconsina: Bohong Walau Demi Kebaikan Tetap Saja Bohong, Mending Jujur Meski Pahit

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prilly Latuconsina

Bisma diperankan oleh Cinta Brian.

Perlahan hubungan Kayna dan Bisma menjadi dekat.

Namun yang jadi masalah, di kantor itu ada aturan kalau tidak boleh ada hubungan asmara antar pegawai.

Aturan yang tak lain dibuat Bisma, yang waktu itu sedang patah hati.

Terpaksalah Kayna dan Bisma menjalani hubungan diam-diam alias backstreet.

Apakah mereka akan mempertahankan kebohongan itu selamanya?

Apakah Kayna benar-benar melakukan plagiarisme?

Baca: Cerita Prilly, Cinta Brian, dan Umay Shahab tentang Karakter Tokohnya di Serial I Dont Love Him

Semua akan terjawab dalam serial bergenre komedi romantis ini.

Kebohongan yang Tertunda

Sebagian orang mungkin memilih berbohong demi menghindari konflik.

Padahal menurut Prilly itu salah. Konflik itu bukan untuk dihindari tapi harus dihadapi.

Kata Prilly, white lies itu kebohongan yang tertunda.

Dia bakal jadi bom waktu yang malah memperparah keadaan ketika terbongkar kemudian.

Yang lebih parah, biasanya dari satu kebohongan bakal ada kebohongan lain, dan bisa merembet kemana mana.

Baca: Bioskop Online-JAFF Gelar Roadshow Road to JAFF ke 4 Kota, Dimulai di Medan: Diskusi-Pemutaran Film

Ia mengingatkan, jangan bohong kalau nggak siap konsekuensinya ketika kebohongan itu terbongkar.

Sebagai produser, Prilly juga menggarap serial ini secara serius.

Selain bertanggung jawab memilih pemain, rupanya Prilly juga menerapkan idealismenya.

Ia tidak mau ada pemeran yang tidak penting dalam sebuah serial atau film.

Ketika memproduseri sebuah serial atau film ia akan memastikan semua pemain itu punya konflik masing-masing dan kehadirannya di sana itu penting.

“Bukan sekadar hiasan atau yang penting ada, tapi mereka juga harus punya konflik dan keterlibatan yang besar di serial ini.”

Halaman
123


Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer