Hal ini lantaran video syur ACA tersebar di media sosial dan situs porno hingga membuat orangtuanya syok.
ACA dijual dan dipaksa melayani birahi bule atau warga negara asing (WNA).
Tak sampai disitu, momen berzina tersebut pun direkam diam-diam lalu disebar di situs pornografi.
Sontak remaja tersebut dibuat malu dan merasa masa depannya telah hancur.
Remaja berinisial ACA (17) itu menjadi korban eksploitasi seorang muncikari, JL (30), untuk melayani pria hidung belang.
Baca: Kegiatan Rebecca Klopper Usai Video Syur 11 Menit Mirip Dirinya Viral di Twitter Lagi
Baca: Artis Berinisial CA Ditangkap Bersama Muncikarinya di Hotel Mewah Kawasan Jakarta Pusat
Berdasarkan pengakuan JL, dia telah menawarkan korban kepada dua pria hidung belang sepanjang tahun 2022.
Salah satu pria yang menggunakan jasa ACA adalah warga negara asing (WNA) berinisial N.
N membayar tarif sebesar Rp 3 juta untuk berhubungan intim dengan ACA di apartemen bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Juni 2022.
Saat berhubungan intim, N merekam aksi itu secara diam-diam tanpa sepengetahuan korban.
Beberapa waktu setelahnya, video syur hubungan intim N dan ACA ternyata tersebar di salah satu situs porno.
"Video itu tersebar di media sosial, ada di situs porno.
Hal itu pertama kali diketahui oleh keluarga (ACA) dan akhirnya disampaikan kepada orangtuanya," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro saat dikonfirmasi, Selasa (10/10/2023).
Saat mengetahui wajah anaknya terpampang di situs porno, orangtua ACA disebut langsung syok dan terpukul.
"Orangtua korban merasa terpukul atas peristiwa ini.
Mereka kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan," tutur dia.
Namun, laporan itu dibuat beberapa bulan setelah orangtua ACA mengetahui adanya video tersebut, tepatnya pada Januari 2023.
Bintoro mengungkapkan pihaknya tak mengetahui alasan spesifik perihal itu.
Ia hanya bisa menegaskan pihaknya saat itu langsung melakukan penyelidikan untuk memburu muncikari dan pria hidung belang yang menggunakan jasa ACA.
Setelah buron selama beberapa bulan, muncikari berinisial JL akhirnya berhasil diringkus.