Prabowo Akan Kalah jika Pilih Gibran Jadi Cawapres, Pengamat Ungkap Sebabnya

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo-Gibran juga akan kalah dengan pasangan Ganjar-Mahfud. Prabowo Gibran meraup 30,7 persen, sedangkan Ganjar-Mahfud 31,6 persen.

Sementara itu, Anies-Cak Imin tetap di posisi ketiga dengan 18 persen. Responden yang tidak menjawab ada 19,3 persen.

Baca: Pengamat Menduga PDIP Akan Panik jika Gibran Dijadikan Cawapres Prabowo

Menurut Arya, hasil simulasi itu menandakan bahwa pilpres tahun depan akan berlangsung dua putaran lantaran tidak ada yang bisa mendapatkan lebih dari 50 persen.

Arya mengatakan, dalam survei Poltracking, elektabilitas Gibran masih di bawah para kandidat cawapres lainnya.

Gibran berada pada posisi keenam dengan elektabilitas 7,3 persen. Dia berada di bawah Erick Thohir dengan 18,6 persen, Sandiaga Uno 15,7 persen, Ridwan Kamil 10,2 persen Agus Harimurti Yudhoyono 9,1 persen, dan Muhaimin Iskandar 7,6 persen.

"Sedangkan kemenangan di Ganjar sangat ditentukan siapa cawapres Prabowo, karena dia bisa unggul dengan Sandi dan Mahfud MD jika Prabowo cawapresnya Gibran," kata Arya.

Baca: Anies-Cak Imin Berduet, Pakar : Peluang Erick Thohir dan Gibran Jadi Cawapres Prabowo Terbuka

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Pilpres 2024 di sini.

 



Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer