Arisman mengungkap bahwa sosok dari pelaku ini adalah MHA (13).
Baca: Pantas Siskaeee dan Virly Virginia Mau Jadi Bintang Film Dewasa Karya Irwansyah, Untung Ratusan Juta
MHA mengendarai motor matic Yamaha Mio warna putih dengan plat nomor BA 28** AM.
MHA datang dari arah Simpang Lori Lubuk Minturun menuju Pemandian Lori.
Pelaku kemudian belok ke parkiran Masjid Raya Raya Lubuk Minturun dengan kondisi ban depan motor terangkat.
"Ban depan sepeda terangkat hingga menabrak beton pembatas," kata Iptu Arisman, seperti dikutip dari Tribun Padang.
Menurutnya motor hilang kendali sampai menabrak tembok masjid lalu menimpa kepala bocah yang sedang wudhu sampai berujung maut.
"Yamaha Mio hilang kendali tabrak beton," katanya.
Dalam sejumlah pemberitaan, Kapolresta Padang Kombes Ferry Harahap menyampaikan bahwa pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca: Chord Kunci Gitar Persija OT - Skarbu: Main Jangan Ragu, Jangan Bikin Malu
Kronologi kejadian yang menewaskan satu orang anak ini akhirnya diungkap.
Berdasarkan video CCTV yang tersebar, kejadian ini terjadi pukul 15.09 WIB.
Terlihat dalam video CCTV ada dua orang anak sedang berada di keran air tempat berwudhu.
Satu dari anak terlihat meninggalkan lokasi keran air, dan satu anak masih terlihat mencuci tangan.
Tiba-tiba ada satu sepeda motor yang dikendarai Anak Sekolah Pertama (SMP) yang menabrak beton area parkir yang tepat berada di atas di tempat berwudhu.
Pada saat beton terjatuh dan langsung menimpa tubuh satu orang anak bernama Gian.
Akibat kejadian ini terlihat kepanikan dari warga sekitar.
Salah seorang warga sekitar yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa anak ini baru saja menemani temannya jajan di warung sebelah masjid.
Baca: Ditangkap Usai Pulang Umroh, Ini Sosok Selebgram Nur Utami, Suaminya cs Bos Narkoba Fredy Pratama
Selanjutnya korban dan temannya kembali ke masjid, dan tidak berlangsung lama ada suara beton roboh.
Ia pun sempat kaget dikarenakan ternyata ada satu anak tertimpa beton dan tidak ada yang berani mengangkatnya.
"Sempat ada juga yang berteriak minta tolong," kata seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya, Selasa (19/9/2023).
Selanjutnya ada mobil pikap tidak sengaja lewat dan ada seorang bapak-bapak memberanikan diri untuk mengangkat korban ke atas mobil pikap.