Timnas U23 Indonesia Lolos Piala Asia, Garuda Cetak Sejarah Bareng Shin Tae-yong

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tersenyum setelah mengalahkan Turkmenistan dalam ajang kualifikasi Piala Asia U23 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (14/9/2023) malam. Tribun Solo/Muhammad Nursina

Menurut Shin Tae-yong, timnas U23 Indonesia akan bersaing dengan tim-tim yang berkompetisi di Piala Asia U23 2024.

Meski begitu, STY melihat satu kendala. Ia merasa khawatir pemain-pemain abroad seperti Elkan Baggott, Rafael Struick, dan Pratama Arhan tak bisa dilepas oleh klubnya masing-masing.

Para pemain timnas U23 Indonesia merayakan gol Ivar Jenner pada laga timnas U23 Indonesia vs Turkmenistan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada Selasa (12/9/2023) pukul 19.00 WIB. (KOMPAS.com/Mochamad Sadheli)

“Saya berani bicara, kami cukup bisa bersaing di AFC nanti,” kata mantan pelatih timnas Korea Selatan itu.

“Masalahnya hanya seperti Ivar Jenner, Elkan Baggott, Rafael, dan Pratama Arhan, pemain abroad apakah mereka bisa dilepas klub atau tidak di April nanti,” jelasnya.

“Para pemain abroad ini, jika bisa dipanggil semuanya saya berani dan yakin untuk menantang tim-tim di Asia,” lanjut dia.

Kemajuan sepak bola di era Shin Tae-yong

Lebih lanjut, STY melihat bahwa sepak bola Indonesia sejatinya sudah mengalami kemajuan di bawah arahannya.

Pelatih berumur 53 tahun itu memang telah mengukir kisah manis untuk sepak bola Indonesia, kendati belum pernah membawa juara.

Ya, STY telah membuktikan mampu mengantarkan timnas Indonesia senior, U23, dan U20 bermain di pentas Piala Asia.

Ia pun mencetak sejarah baru sebagai pelatih yang berhasil membawa tiga kelompok usia timnas Indonesia lolos ke Piala Asia.

“Menurut saya pribadi, Indonesia sangat berkembang, seperti yang dirasakan masyarakat dan fans sepak bola Indonesia dan para wartawan yang ada di sini jika datang ke lapangan langsung sudah berkembang sejauh apa,” kata STY.

“Sekarang sudah berkembang dan untuk ke depannya pasti akan lebih berkembang lagi,” lanjutnya.

Jalannya pertandingan timnas U23 Indonesia vs Turkmenistan

Bek timnas U23 Indonesia, Pratama Arhan, menyambut umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Turkmenistan.

Pemain kelahiran Blora itu lalu memberikan umpan tarik kepada Hokky Caraka, yang berhasil mengonversikannya menjadi gol pada menit ke-10.

Namun, wasit menganulir gol Hokky Caraka karena Pratama Arhan dianggap sudah terperangkap offside.

Masuk menit ke-24, Rafael Struick mendapatkan peluang emas di depan gawang Turkmenistan.

Sayang, bagi timnas U23 Indonesia, upaya Rafael Struick masih mampu digagalkan kiper Turkmenistan, Ahallyyev Rustem.

Timnas U23 Indonesia lalu memecah kebuntuan seusai Ivar Jenner mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40.

Ivar Jenner menendang bola dari luar kotak penalti. Si kulit bulat lalu mengenai pemain Turkmenistan, Oraz Orazov.

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer