Musim Hujan di Indonesia Telat Datang, BMKG Ungkap Tanda-tandanya

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rara Wulandari, pawang hujan di MotoGP Mandalika

Sebagian kecil NTT

Sulawesi Utara

Gorontalo

Sebagian Sulawesi Tengah

Sebagian besar Sulawesi Selatan

Maluku Utara bagian utara

Papua Selatan bagian selatan

4. Desember

Sebagian besar Jawa Timur bagian utara

Sebagian wilayah NTB

Sebagian NTT

Sebagian besar Sulawesi Tenggara

Sebagian Maluku.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, umumnya awal musim hujan berkait erat dengan peralihan Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi Angin Baratan (Monsun Asia).

Angin Timuran diprediksi masih akan tetap aktif hingga November 2023, terutama di Indonesia bagian selatan.

Sedangkan, Angin Baratan diprediksi akan datang lebih lambat dari normalnya.

Ia menyampaikan, saat ini ada beberapa Zona Musim (ZOM) telah terkonfirmasi mulai mengalami musim hujan, yaitu:

- Sebagian besar Aceh.

- Sebagian besar Sumatera Utara.

- Sebagian Riau.

- Sumatera Barat bagian tengah.

- Sebagian kecil Kepulauan Riau.

Selanjutnya, musim hujan akan terjadi di Sumatera bagian tengah dan selatan lalu secara hampir berurutan diikuti oleh Kalimantan, Jawa.

Setelah itu, secara bertahap akan mendominasi hampir seluruh wilayah Indonesia pada periode Maret-April 2024.

(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)



Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer