Adapun siswi itu mengikuti program magang dari sekolah selama 6 bulan. Dia ditempatkan di pusat perbelajaan bersama dengan 29 temannya.
Magangnya dimulai pada bulan Juli 2023 dan dia ditugaskan sebagai pramuniaga. Adapun peristiwa dia dimaki itu terjadi sepekan yang lalu.
Baca: Sempat Pamer Banjir Endorse, Luluk Istri Bripka Nurik yang Bentak Siswa Magang Kini Nangis-nangis
Menurut Staf Humas SMKN 1 Probolinggo Juni Hidayati itu, korban sempat cemas dan tak berhenti menangis. Siswi itu juga mengalami trauma.
"Dia juga terus merasa bersalah meski sudah menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) pusat perbelanjaan tempatnya magang. Selain itu, malu dan takut ketemu orang," kata Juni, Selasa, (5/9/2023).
Kata Juni, siswi itu bahkan ingin berhenti menjalani magang lantaran mengalami trauma.
Namun, pihak sekolah memotivasinya agar menuntaskan program magang. Manajemen pusat perbelanjaan pun turut membantunya.
Siswi itu ditempatkan di back office. Sebelumnya, dia ditugaskan menjadi pramuniaga.
"Siswi kami termotivasi. Saat ini, dia sudah mulai tenang. Dia kembali magang sejak Sabtu, kemarin. Instansi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) setempat menangani dan mendampingi siswi kami," ujar Juni.
Juni mengklaim siswa yang dimaki itu adalah anak baik dan berbakti kepada orang tua.
"Kalau malam, dia sering membantu ibunya berjualan nasi," kata dia.
Baca: Nasib Bripka Nuril Usai Istrinya Luluk Bentak-Maki Siswi Magang di Probolinggo, Propam Gerak Cepat
Atas peristiwa itu, Luluk meminta maaf kepada orang tua siswi. Luluk terlihat menangis ketika menyampaika permintaan maaf. Suaminya berusaha menenangkannya.
Kata Luluk, dia sadar bahwa apa yang dilakukannya itu salah. Dia turut meminta maaf kepada manajemen pusat perbelanjaan, Polri, Bhayangkari, dan masyarakat.
"Dengan segala kerendahan hati dan kesadaran diri, saya ucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya atas ketidakbijaksanaan saya menggunakan media sosial hingga menyebabkan legaduhan dan perhatian masyarakat," kata dia setelah mediasi di SMKN 1 Probolinggo, Rabu, (6/9/2023).
Luluk mengaku sangat menyesal atas perbuatannya dan berjanji akan memperhatikan etika ketika menggunakan media sosial.
"Saya melakukan hal-hal tak terpuji sehingga menyebabkan kondisi siswi magang tak nyaman," ujarnya,
"Ini jadi pelajaran berharga bagi saya. Sekali lagi saya memohon maaf sebesar-besarnya."
Baca: Tampang Luluk Sofiatul Jannah, Istri Polisi yang Bentak Sebut Siswi Magang Babu hingga Korban Trauma
Baca berita lain tentang kasus Luluk Sofiatul Jannah di sini.