Para tamu disuguhkan dengan berbagai makanan khas Indonesia yang bertema Nusantara on the Forest.
"Untuk inspirasi setiap hidangannya itu kita lempar untuk setiap tim menyediakan menunya,” kata koki Arnold Poernomo dikutip dari laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.
Untuk jamuan santap malam, Arnold berkolaborasi dengan sejumlah koki lain yang terkenal di antaranya Degan Septoadji dan Hans Christian.
“Request-nya adalah yang pasti makanan harus mewah, megah, nikmat, enak. Dan juga yang pasti chef muda seperti teman-teman kita yang ada di sini, kecuali beberapa yang sudah tua seperti saya, untuk diangkat dan juga diberikan panggung di acara internasional KTT ini dengan makanan Indonesia,” ujarnya.
Baca: Viral Mbak Rara Pawang Hujan Kembali Beraksi di KTT ASEAN 2023
Baca: Kelakuan Kocak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Jadi Fotografer Dadakan di KTT G20
Menu Gala Dinner Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN dibagi menjadi dua yaitu untuk tamu VVIP (Very Very Important Person) terdiri dari kepala negara dan pemimpin organisasi internasional dan VIP (Very Important Person).
Berikut daftar menu non-vegetarian dan vegetarian, dikutip dari siaran pers tim komunikasi KTT ke -43 ASEAN:
Tamu VIP: ASEAN Assiette (“piring” ASEAN) berupa chicken mushroom terrine (ayam jamur dimasak terrine-seperti kornet), bebek betutu tart (tarbebek betutu), beef curry puff (karipap sapi), dan seafood roulade (seafood gulung).
Baca: Soto Mi Bogor
Baca: Puan Maharani Bocorkan Obrolan Megawati dan SBY Saat Duduk Satu Meja di Jamuan Makan KTT G20
Nusantara Urban Forest (IKN) terdiri dari cokelat, spiced banana (pisang berbumbu), jasmine apple (apel melati), dan matcha moss (saus teh hijau).