Ia menegaskan bahwa dirinya hanya tinggal sendiri di rumah yang ia tinggali tersebut.
"Di sini sendiri. Keluarga yang di sini gak tahu. Bapak angkat di sini gak tahu," kata Putri yang mengenakan baju rajut berwarna cream dan celana pendek itu.
Putri juga mengaku bahwa dirinya pernah kuliah di Atma Jaya dan hampir lulur.
"Pernah (kuliah) di Atma. Cuma study case, tapi wisudanya nggak ikutan langsung kabur ada beasiswa lain," ujar Putri.
"Udah kelar (kuliah) cuman nggak pake toga wisuda," lanjutnya sambil memegang satu batang rokok yang ia hisap.
Putri juga menerangkan bahwa dirinya pernah menikah dan mempunyai suami.
Ia menceritakan suaminya telah meninggal dalam kondisi mengenaskan karena menolong keluarga yang terlibat perkelahian.
"Sempat menikah. Suami meninggal kemaren. Nolongin keluarga yang di sana berantem. Kaki buntung, tangan buntung, pen*s buntung," ungkapnya.
Dari pernikahan itu, Putri sempat melahirkan seorang anak yang berkulit putih bersih.
Namun, sesaat setelah dilahirkan, anaknya itu langsung diadopsi oleh keluarga lain.
Putri pun mengaku sangat ingin bertemu dengan anaknya tersebut.
"Kalau ketemu pasti akan ketemu. Kalau udah besar, anak pasti cari ibu. Enggak ada yang memeisahkan tali kontak batin antara ibu dan anak," tutur Putri.
"Mau dipisahkan kayak apa tetap aja dia tahu ibunya. Atau nggak ibu nyari anaknya," kata dia.
Rumah Putri sendiri memang tampak tak terawat dan kondisinya benar-benar parah.
Di rumah reyot yang hampir rubuh itu, Putri hanya menempati satu ruangan yang berada paling depan dari pintu masuk rumahnya.
Tampak jelas tumpukan barang-barang yang berserakan satu dengan lainnya di dalam ruang yang Putri tempati itu.
Adapun barang-barang tersebut terlihat ada kompor sumbu, kursi, meja, baju, pakaian, dan sebagainya.
Di bagian belakang rumahnya, dari kamar mandi ke kamar tidur bahkan sudah tak beratap lagi.
Di sana, hanya tersia puing-puing pecahan genteng yang berserakan.
Sementara itu, ruangan yang ditempati Putri itu juga sering mengalami kebocoran jika turun hujan.
Ia pun mau tak mau harus mengungsi jika kondisi cuaca sedang hujan.
(tribunnewswiki.com/tribun jakarta)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini