Bela Anak Buah, Panglima TNI Pasang Badan soal Pencopotan Baliho Ganjar: Diturunkan, Bukan Dicopot

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Panglima TNI Yudo Margono

Padahal pemasangan baliho ini sah-sah saja karena belum memasuki masa kampanye

Apakah sang komandan anti dengan Capres Ganjar??

Apakah dia sedang cari perhatian agar di lihat oleh Capres yg lain??

Apakah justru ada perintah dari pimpinan untuk membela salah Capres dengan cara menurunkan baliho Ganjar??

Masyarakat yang sadar akan pentingnya kebebasan berekspresi dan demokrasi yang sehat, marilah kita bersama-sama mengangkat suara!

Penurunan baliho secara semena-mena dan menekan pengawas pemilu oleh oknum komandan kodim ini membuat kita prihatin.

Baca: Pengusaha di Malang Kehilangan Uang Rp1,4 Miliar Gegara Mengklik Link Undangan Nikah di WhatsApp

Kita harus ingat, baliho itu adalah wujud legalitas dan resmi, merupakan sarana menginformasikan calon pemimpin kita.

Inisiatif menertibkan baliho seharusnya dilakukan dengan transparansi, arah yang jelas, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kita meminta agar tindakan represif tidak mendominasi, dan adanya penghormatan terhadap hak berpendapat dan berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Mari bersama-sama berdiri sebagai pelindung nilai-nilai demokrasi yang kita anut dan memastikan partisipasi yang adil dalam pemilu.

Kita minta aparat yang bertugas untuk melindungi suara rakyat menjalankan tugas dengan integritas dan keadilan.

Jadilah bagian dari gerakan untuk memastikan bahwa suara rakyat didengar dan hak-hak kita dihormati.

Bersama, kita bisa menciptakan realitas yang lebih baik dan melestarikan demokrasi yang menjadi dasar negara kita.

Akun tersebut kemudian melurukan terkait dengan postingannya itu setelah Kapuspen TNI buka suara.

"Selamat malam Everyone… ane mau meneruskan terkait postingan di Atas bahwasanya Mabes TNI sudah buka suara. Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono, menjelaskan baliho tersebut berdiri di lahan milik TNI. Jadi apa yang sudah dilakukan harus bisa dimengerti untuk segenap warga. Terima kasih untuk tetap menjaga Netralitas TNI dengan tanpa memihak kepada pihak siapapun," tulisnya.

Kapuspen TNI Angkat Bicara

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjono mengonfirmasi adanya pencopotan baliho Ganjar Pranowo ini.

Julius menjelaskan bahwa pencopotan baliho itu terjadi pada Sabtu (15/7/2023), sekira pukul 17.45 WIB.

Awalnya, Komandan Kodim 0103/Muara Teweh Letkol Inf Edi Purwoko mendapat pesan WhatsApp dari Ahmad Gunadi, putra dari Bupati Barito Utara, tentang permohonan izin memasang banner kegiatan festival musik di lahan Kodim 1013/Mtw.

Ketika Dandim melihat kiriman foto tersebut, dirinya baru menyadari adanya kejanggalan adanya foto Ganjar Pranowo di baliho sebelahnya.

Halaman
123


Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer