Loyalis Mencak-mencak Baliho Ganjar Pranowo Dicopot Dandim Muara Teweh, Kapuspen: TNI Harus Netral!

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral video oknum komandan TNI melarang relawan bakal calon presiden (Bacapres) 2024 Ganjar Pranowo memasang spanduk Ganjar di sebuah lokasi di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video yang berdurasi 31 detik dan bernarasikan "arogan oknum TNI ancam relawan copot baliho Ganjar Pranowo" viral di media sosial.

Diketahui, pencopotan baliho Ganjar Pranowo itu terjadi di wilayah Markas Kodim 1013/Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada Sabtu, 15 Juli 2023.

Hal tersebut membuat sejumlah loyalis bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo menyayangkan tindakan itu.

Salah satu loyalis yang menyayangkan pencopotan spanduk Ganjar Pranowo itu ialah akun Twitter @lek_brewok.

Akun tersebut mempertanyakan pelarangan spanduk oleh Komandan Kodim (Dandim) 1013 Muara Teweh, Letko Inf Edi Purwoko itu.

Berikut pernyatan lengkap terkait dengan pencopotan baliho Ganjar Pranowo itu, dikutip TribunnewsWiki dari akun @lek_brewok pada Senin, 17 Juli 2023.

Baca: Terungkap Asal Muasal Harta Rp282 Miliar Milik Menpora Dito Ariotedjo, Ternyata Kebanyakan Hadiah

Apakah Dandim Muara Teweh Anti Ganjar Pranowo

Demokrasi di Bumi Tambun Bungai tiba-tiba terguncang oleh tindakan salah seorang oknum komandan TNI di Muara Teweh yang secara sepihak mendesak penurunan baliho Ganjar Pranowo

Panwaslu pun dipaksa hadir menyaksikan ditemani satpol PP agar aksi nya ini terlihat legal.

Padahal pemasangan baliho ini sah-sah saja karena belum memasuki masa kampanye

Apakah sang komandan anti dengan Capres Ganjar??

Apakah dia sedang cari perhatian agar di lihat oleh Capres yg lain??

Apakah justru ada perintah dari pimpinan untuk membela salah Capres dengan cara menurunkan baliho Ganjar??

Masyarakat yang sadar akan pentingnya kebebasan berekspresi dan demokrasi yang sehat, marilah kita bersama-sama mengangkat suara!

Baca: Mengenal Sosok Teh Ende, Driver Ojol yang Dijodohkan dengan Fahmi Husaeni: Lebih Cantik dari Anggi

Penurunan baliho secara semena-mena dan menekan pengawas pemilu oleh oknum komandan kodim ini membuat kita prihatin.

Kita harus ingat, baliho itu adalah wujud legalitas dan resmi, merupakan sarana menginformasikan calon pemimpin kita.

Inisiatif menertibkan baliho seharusnya dilakukan dengan transparansi, arah yang jelas, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kita meminta agar tindakan represif tidak mendominasi, dan adanya penghormatan terhadap hak berpendapat dan berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Mari bersama-sama berdiri sebagai pelindung nilai-nilai demokrasi yang kita anut dan memastikan partisipasi yang adil dalam pemilu.

Kita minta aparat yang bertugas untuk melindungi suara rakyat menjalankan tugas dengan integritas dan keadilan.

Halaman
123


Penulis: Rakli Almughni

Berita Populer