Dan Sahda Yusuf harus dirawat lantaran mengalami luka bakar yang cukup serius.
Aidil, salah satu anggota keluarga mengatakan, kondisi korban kini telah membaik.
"Alhamdulillah sudah agak baikan, tapi masih dirawat intensif," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, dilansir dari Tribunnews.
Aidil mengungkapkan, hampir seluruh tubuh Sahda Yusuf tertutup perban.
"Kalau perbannya memang semua ditutupi karena masih dibersihkan," tuturnya.
Ia juga mengatakan, ledakan septic tank tersebut terjadi karena tersulut api saat menghidupkan korek.
Diketahui peristiwa ini terjadi pada pukul 17:00 WITA Jumat, (7/7/2023) di sebuah indekost di Jalan Anggrek, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
Dilansir Tribun Solo, kejadian ini bermula saat korban, YS (26) sedang BAB sambil merokok.
Saat itulah, septic tank meledak dan menghancurkan separuh bangunan.
"Dugaan sementara ledakan ini akibat dari nyala korek api yang ditimbulkan oleh korban yang hendak merokok saat BAB, dan hasil penyelidikan sementara bahwa septic tank tersebut memang mengandung gas," kata AKBP Fatchur Rochman, Kapolres Wajo yang dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon.
Saat kejadian, warga sekitar sebagian masih ada beraktivitas di luar rumah dan kaget setelah mendengar suara ledakan besar.
Warga pun sempat berlarian menghindari suara ledakan lantaran mengira bersumber dari ledakan tabung gas yang bisa menyebabkan kebakaran.
"Kemarin itu masih rata-rata masih beraktivitas di luar rumah dan saat kejadian banyak warga lari menjauh karena mengira ledakan tabung gas jadi takut kebakaran padahal septic tank," kata Anto Prakas, salah seorang warga kepada Kompas.com melalui sambungan telepon yang saat kejadian berada di sekitar lokasi.
Ini bukan kali pertama septic tank meledak terjadi.
Di bulan Maret 2023, ada seorang perempuan yang menjadi korban ledakan kloset jongkok di rumahnya di Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (3/3/2023).
Menurut keterangan Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, kloset itu mendadak meledak saat Eli hendak buang air besar.
"Kloset tiba-tiba meledak dan mengeluarkan api. Penyebabnya tidak diketahui.
Kaki dan perut korban tersambar api," ucap Gatot dalam keterangan tertulis, mengutip Kompas.com.
Lebih lanjut, ia mengatakan, ledakan ini murni berasal dari kloset.