Mengenal Threads, Aplikasi Ciptaan Mark Zuckerberg untuk Saingi Twitter Milik Elon Musk

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejak Elon Musk merilis kebijakan baru Twitter, para pengguna mulai mencari aplikasi pengganti media sosial ini. Nah, Threads adalah aplikasi yang digadang-gadang akan menggantikan Twitter. Yuk, simak!

“Visi kami adalah Threads akan menjadi aplikasi baru yang lebih fokus pada teks dan dialog, mengikuti apa yang sudah dilakukan Instagram untuk foto dan video,” sebut Meta, dilansir Kompas.id.

Meta menekankan langkah-langkah untuk menjaga keamanan pengguna, termasuk menegakkan pedoman komunitas Instagram dan menyediakan alat untuk mengontrol siapa yang dapat menyebutkan atau membalas pengguna.

Namun, penawaran baru Meta menimbulkan masalah privasi data.

Threads Instagram diluncurkan, login cukup pakai akun IG, kenali beragam fiturnya. (TribunPekanbaru.com/IST)

Threads bisa mengumpulkan berbagai informasi pribadi, termasuk kesehatan, keuangan, kontak, penelusuran dan riwayat pencarian, data lokasi, pembelian, dan "info sensitif”.

Secara garis besar, Threads dan Twitter mempunyai misi untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan preferensi atau kecenderungan yang berbeda.

Berdasarkan penjelasan di laman TheNextDroid, Twitter identik dengan karakteristik cepat dan real-time.

Sehingga para pengguna dapat membuat update singkat sembari  mengikuti topik yang sedang tren dan terlibat dalam percakapan publik.

Sementara Threads yang dalam praktiknya akan terkoneksi dengan Instagram.

Ini lebih berfokus pada komunikasi pribadi dan koneksi terdekat.

Threads pun menawarkan fitur daftar close friends, update status yang bisa disesuaikan, dan berbagi lokasi.

Lalu, secara teknis, Twitter dan Threads memiliki perbedaan jumlah karakter atau huruf untuk satu unggahan.

Akun Twitter yang belum verified memiliki maksimal 280 karakter, sedangkan Meta mengonfirmasi bahwa pengguna Threads bisa menulis hingga 500 karakter.

Selanjutnya, Threads disebut memiliki opsi untuk menyembunyikan jumlah likes pada setiap unggahan.

Masih dari Business Insider, opsi menyembunyikan jumlah likes seperti antitesis dari beberapa perubahan yang dilakukan Elon Musk ketika dirinya mengambil alih Twitter.

Baca: Beri Jawaban Nyeleneh saat Diwawancara soal Nyaleg 2 Partai, Aldi Taher Jadi Trending Topik Twitter

Baca: BCA Mobile Trending di Twitter Hari Ini, Sejumlah Nasabah Keluhkan Eror, Ini Alasannya

Di bawah kepemimpinan Elon Musk, Twitter kini menyediakan informasi soal berapa kali unggahan dilihat oleh pengguna lainnya.

Kemudian, perbedaan yang mencolok atara Twitter dan Threads adalah penggunaan tagar dalam ekosistem trending topics.

Twitter identik dengan penggunaan tagar dan trending topics, sedangkan Threads tidak memiliki fitur serupa.

Sebelumnya telah diberitakan, perusahaan teknologi yang berbasis di Amerika Serikat, Meta, secara resmi merilis aplikasi baru bernama Threads pada Kamis (6/7/2023).

Dilansir dari Business Insider, Threads merupakan aplikasi berbasis teks yang disebut akan menjadi pesaing kuat bagi Twitter.

Terlebih lagi, Threads dirilis saat pemilik Twitter Elon Musk tengah dihujani kritik akibat kebijakan terbarunya yang membatasi jumlah akses twit.

Halaman
123


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Febri Ady Prasetyo

Berita Populer