“Terima kasih kepada Pak Hasto Kristiyanto yang dengan pantun-pantun kreatifnya, sangat menyenangkan sekaligus dan mengagetkan,” kata Ridwan Kamil dengan disambut tawa ratusan hadirin yang hadir.
Dia juga membalas pantun Hasto,
“Burung cenderawasih burung bangau, indah warnanya; terima kasih Mas Hasto, atas pantun-pantunnya,” kata Emil.
Ridwan Kamil memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan dedikasinya kepada para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno.
Baca: PREDIKSI Ganjar Pranowo: Calon yang akan Maju Pilpres 2024 Cuma 2 Orang, Sosok Ini akan Tersingkir ?
Melalui pantun, dia turut mengungkapkan alasannya mendukung pembangunan monumen itu
“Resep Mustika Rasa bahannya dibeli di pasar, masak di kuali dimakan di rumah; jika bangsa ini ingin menjadi bangsa besar, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah,” kata Emil.
Sebagai pihak yang mewakili keluarga Soekarno, Hasto Kristiyanto menyebut Megawati Soekarnoputri, putri Soekarno ,menyampaikan salam sekaligus ungkapan terima kasih.
“Beliau menyampaikan rasa haru dan menyampaikan terima kasih atas gotong royong anak bangsa yang dipimpin Soekarnois-Soekarnois muda,” kata Hasto
Sebelum pembangunan itu diresmikan, sesuai permintaan Megawati, diputarkan sebuah lagu baru karangan Bimbo berjudul “Bung Karno”.
Kemudian, Hasto, Ridwan Kamil, dan beberapa tokoh lainnya melakukan groundbreaking yang ditandai dengan penyekopan pasir dan batu.
Baca berita lain tentang Ganjar Pranowo di sini.