AHY Belum Dapat Kepastian Jadi Cawapres Anies Baswedan, Mungkinkah Ia akan Membelot ke PDIP?

Penulis: Bangkit Nurullah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Partai Demokrat menyatakan tidak memaksakan sang Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan. Proses pemilihan pasangan cawapres untuk Anies Baswedan mendekati akhir, benarkan nasib AHY digantung? Demokrat sebut urusan cawapres jadi hak penuh Anies.

Kemudian dikatakannya bahwa pihaknya menyambut baik wacana pertemuan dua pemimpin muda tersebut.

"Partai Demokrat juga menyambut baik rencana Silaturahmi Mbak Puan Maharani dengan Mas AHY, dalam kapasitasnya sebagai dua pemimpin muda, yang menatap masa depan, dan hari esok yang lebih baik, untuk bangsa dan negara kita bersama," tegasnya.

Baca: Mahfud MD Kirim Tim ke Jambi untuk Dampingi Siswi SMP yang Perjuangkan Keadilan

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Puan Maharani akan bertemu Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal tersebut disampaikan Hasto Kristiyanto, saat ditemui usai menghadiri acara Peresmian Kapal Kesehatan Laksamana Malahayati, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (10/6/2023).

"Nanti Mbak Puan Maharani akan bertemu dengan Mas AHY untuk melakukan dialog," kata Hasto, kepada awak media, Sabtu ini.

Meski demikian, Hasto belum menjelaskan lebih lanjut soal kapan pertemuan itu akan dilangsungkan.

Ia menjelaskan, masih ada beberapa agenda terdekat yang akan dilakukan PDIP.

"Ya nanti. Kan abis peresmian Laksamana Malahayati, jadwal-jadwal di DPR. Nanti kita lihat," jelas Hasto.

Baca: Setelah Bertemu Jokowi di Istana, Prabowo Disebut Tersenyum & Tertawa Lebar, Pertanda Baik?

Sebagai informasi, PDIP telah berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mengusung Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024.

Sedangkan, Partai Demokrat tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai NasDem untuk mengusung Anies Baswedan maju di Pilpres mendatang.

Baca: Buntut Proposal Damai Rusia-Ukraina Prabowo Subianto Dipanggil Jokowi, Berikut Klarifikasi Gerindra

Tak Paksakan AHY, Demokrat Tegaskan Urusan Cawapres Jadi Hak Penuh Anies Baswedan

Partai Demokrat menyatakan tidak memaksakan sang Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief, menyatakan tidak ada tendensi Demokrat memaksa AHY jadi bakal cawapres Anies Baswedan.

"Partai Demokrat tidak pernah memaksakan AHY sebagai bacawapres Anies Baswedan," ujar Andi, Jumat (9/6/2023) dikutip dari Kompas.com.

Andi mengatakan pernyataannya dapat dipertanggungjawabkan dan bisa ditanyakan kepada Anies, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu secara langsung.

Lanjut Andi, partainya juga mempertimbangkan sejumlah nama kandidat cawapres kepada tim Anies dan Majelis Tinggi Partai Demokrat.

"Selain AHY, ada nama Khofifah Indar Parawansa, Sandiaga Uno, Yenny Wahid, Andika Perkasa, Ahmad Heryawan, Ahmad Syaikhu, Salim Segaf, dan Ridwan Kamil," ujarnya.

Baca: Beda dengan Prabowo, Elektabilitas Anies Terus Merosot, Demokrat Desak Cawapres Segera Diumumkan

Anies Sudah Kantongi Nama Bacawapres

Sementara itu Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyatakan Anies Baswedan sudah menentukan satu nama bakal cawapres yang akan mendampinginya maju di Pilpres 2024.

Menurut Herzaky, Anies Baswedan tengah menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan.

Halaman
1234


Penulis: Bangkit Nurullah

Berita Populer