Viral Pejabat Disiram Air Doa oleh Mahasiswa, Ajak Masyarakat yang Hadir untuk Doakan Para Pejabat

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral aksi seorang aktivis PMII berani siram pejabat dengan air doa. Video itu viral setelah diunggah oleh akun Tiktok @fajar99channel pada Selasa (6/6/2023).

Namun, tampaknya suasana aksi demo tersebut terlihat masih tegang.

Terdengar beberapa warga yang memintakan handuk agar para pejabat tak masuk angin.

Aksi mahasiwa yang menyiram air doa ke pejabat itu justru menuai kecaman dari warganet.

Baca: Viral Mahasiswa Kedokteran Unhas Dilaporkan Hilang: Maaf Aku Harus Pergi Ma

Baca: Usai Dirujak Netizen Twitter. Mahasiswa KKN Akui Salah: Saya Minta Maaf Sebut Sukoharjo Pelosok

Tak sedikit netizen yang mengecam aksi mahasiswa berjas biru ini lantaran dinilai tak beretika.

Namun, ada juga sebagian warganet yang justru mendukung aksi mahasiswa tersebut.

Diberitakan sebelumnya Aktivis PMII Kediri menggelar aksi demo membela warga terdampak perluasan RSU Daha Husada, Kota Kediri, yang mengakibatkan masyarakat terancam bakal digusur, Selasa (30/5/2023).

Aksi pertama, dilakukan di depan pintu masuk Kantor Balai Kota Kediri.

Mahasiswa menggelar spanduk di pagar Pemkot Kediri serta berharap Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menjembatani aspirasi warga terdampak dengan Gubernur Jawa Timur.

Usai beraksi di Balai Kota Kediri, selanjutnya mahasiswa memasang spanduk di Perempatan Jl Dhoho. Beberapa spanduk bertuliskan, "Pak Wali dan Bu Gubernur Kami Mohon Agar Masyarakat Perum Persada Sayang Diberikan Kompensasi Yang Layak".

Viral aksi seorang aktivis PMII berani siram pejabat dengan air doa. Video itu viral setelah diunggah oleh akun Tiktok @fajar99channel pada Selasa (6/6/2023). (TikTok.com/@fajar99channel)

Beberapa spanduk lainnya disebar di setiap titik perempatan Jl Dhoho yang padat arus lalu lintasnya.

Aksi mahasiswa ini mendapatkan penjagaan dari sejumlah personel polisi.

Ketua PC PMII Kediri, Saiful Amin saat dikonfirmasi menjelaskan, aksinya dilakukan supaya warga Kota Kediri mengetahui duduk perkara warga yang sedang menderita karena terancam digusur.

Masyarakat yang saat ini sedang menderita tinggal di Perumahan Persada Sayang RT 18 Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, karena dalam waktu dekat akan dilakukan penertiban.

"Warga diminta pergi dari tanah tersebut tanpa kompensasi bangunan, padahal warga telah tinggal secara turun temurun sejak 1984," jelasnya.

Diharapkan, proses penggusuran warga terdampak mendapatkan kompensasi yang layak atau relokasi untuk meneruskan kehidupan warga.

(TRIBUN SOLO/TRIBUN MEDAN/TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)

Artikel ini telah tayang di Tribun Solo dan Tribun Medan dengan judulĀ Viral Mahasiswa Siram Air Doa ke Pejabat di Kediri: Aksinya Langsung Dikecam, Sosoknya Terungkap dan VIRAL Aksi Mahasiswa Nekat Siram Air Doa ke Pejabat saat Demo: Semoga Terbuka Hatinya



Penulis: Ika Wahyuningsih

Berita Populer