Pelaku pun diam-diam menggadaikan kendaraan milik korban.
Hingga akhirnya korban mengetahui hal itu, sehingga pelaku memilih menghabisi nyawa sang mahasiswi Ubaya tersebut.
Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat menghilang.
Awalnya korban keluar rumah menggunakan mobil X-pander dan pamitan akan mengikuti ujian di kampus.
Baca: Tragis! Pengamen Tewas Ditusuk Oknum TNI AD di Senen Lantaran Uang Sewa Sound System
Namun, setelah itu korban menghilang secara misterius.
Dua hari berikutnya, keluarga korban memutuskan membuat laporan ke kampus dan polisi.
Sementara itu, keluarga korban sempat menghubungi pelaku.
Ibu korban bersama saudaranya sempat mengajak pelaku bertemu di wilayah Penjaringan namun pelaku mengaku tidak tahu keberadaan korban.
Selang 4 minggu kemudian, polisi menjemput pelaku di Malang.
"Ketika diinterogasi polisi baru mengaku. Pelaku kayaknya psikopat karena sama sekali gak ada kayak rasa bersalah ke kami, minta maaf pun tidak," kata Ana.