Aksi Syarifah itu kemudian viral di media sosial Twitter.
Baca: Sosok Mahira Dinabila, Mahasiswi USU yang Meninggal Tak Wajar, Dikenal Baik dan Pintar
Bahkan ia mendapat banyak pujian karena telah berani bersikap untuk kritis.
"Tolong bantu up kasus ini ya, adeknya keren banget berani ngelawan pelawak (katanya) di daerah setempat," cuit akun @tanyakanrl.
"Setelah kami pertimbangkan baik2 akhirnya kami putuskan utk mendukung perjuangan Adik Syarifah Fadiyah Alkaff, siswi SMP yg heroik melawan perusahaan China dan Pemkot Jambi sampai2 dituduh sbg PELACUR.
Kami tdk akan biarkan anak sekecil ini berjuang sendiri! Bgm dgn kalian?" cuit akun @partaisocmed.
"Njirr kayak udah reporter aja, ternyata masih SMP, mantap sih didikan orang sekitar nya," ujar warganet lain.
"Anak yg hebat n berani...dg usia yg masih remaja sudah berani bersuara lantang," timpal netizen lainnya.
"SMP tapi mental nyo baja, semangat Yo dek," kata netizen.
Baca: Polisi Resmi Tetapkan Satu Perwira Polisi sebagai Tersangka Kasus Perkosaan Anak di Parimo
Menkopolhukam Mahfud MD mengaku akan mengirim timnya ke Provinsi Jambi untuk mendampingi siswi SMP bernama Syarifah Fadiyah Alkaff.
Mahfud MD terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak untuk bisa datang ke Jambi.
Ia melakukan hal tersebut sebagai bentuk responsnya kepada Syarifah yang menyuarakan keadilan untuk neneknya yang dianggap telah didzolimi pemkot Jambi.
"Polhukam akan berkoordinasi dengan Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak untuk bisa ke Jambi, membantu mendampingi anak ini," kata Mahfud MD, dikutip TribunnewsWiki dari akun Twitter @mohmahfudmd, Senin, 5 Juni 2023.
Mahfud MD meminta timnya yang datang ke Jambi itu untuk melindungi hingga menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Dampingi, lindungi, dan jernihkan masalahnya, perlakukan anak-anak sesuai dengan hukum yang berlaku bagi anak-anak," pungkasnya.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini