Ganjar pun hanya memberikan tanggapan singkat atas hal itu.
Dia menyebut jika memang hal itu benar demikian, pihaknya tak keberatan.
"Boleh (relawan Gibran-Jokowi mendukung Prabowo)," kata Ganjar saat mendampingi Menhub Budi Karya Sumadi berkunjung ke Purworejo, Minggu (21/5/2023) dikutip dari Kompas Tv.
Diketahui sebelumnya, kabar pecahnya relawan pendukung Gibran-Jokowi terlihat ketika Prabowo berkunjung ke Solo, Jumat (19/5/2023) lalu.
Prabowo tampak bertemu dengan sejumlah relawan yang mengatasnamakan relawan Gibran-Jokowi di sebuah tempat makan di Solo.
Bahkan dalam pertemuan tersebut diberikan sebuah kaos berwarna putih dengan gambar sosok bayangan Gibran dengan tulisan Bolone Mase.
Baca: Menurut Survei Terbaru Litbang Kompas 70,1 Persen Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf Amin
Kaos tersebut seolah mengisyaratkan Prabowo diterima di hati para relawan ini.
Tak hanya itu, Gibran juga turut hadir dalam kesempatan tersebut.
Juru bicara relawan Jokowi dalam pertemuan itu, Kuat Hermawan Santoso, mengapresiasi sikap dan komitmen Prabowo pro Jokowi yang tidak pernah berubah sampai detik ini.
"Kita mengerucutkan suara menjadi satu nama (yaitu) Prabowo."
"Pertimbangannya karena komitmen Prabowo kepada rakyat Indonesia itu luar biasa dan meneruskan gagasan-gagasanPpak Jokowi ke depannya, meneruskan program-program yang hari ini sedang dan sudah dirintis," jelas dia.
Baca: Prabowo Berterima Kasih Didukung Relawan Jokowi-Gibran untuk Pilpres 2024: Saya Tak Menyangka
Dukungan serta sikap terhadap Prabowo tanpa dinaungi partai politik manapun.
"Kami dari relawan, kami tidak berpartai, ini soal sikap bahwa kami hari ini tunduk dan patuh kepada pak Jokowi."
"Nah tetapi arus bawah hari ini, konsolidasi paska pertemuan di Solo kemarin itu 90 persen itu arus dukungan bawah itu ke pak Prabowo," terang dia.
Di sisi lain, politisi PDIP Adian Napitupulu arah dukungan para relawan itu tidak bisa mempresentasikan sebagai suara Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Adian meyakini Jokowi tidak akan melupakan sejarah kemenangannya dan keluarganya dalam kontestasi politik.
Baca: Puja-puji dan Permintaan Bantuan Presiden Joko Widodo kepada Muhammadiyah dan Aisyiyah
Sebagai Presiden dan juga petugas partai, Jokowi disebut akan netral.