AIB AKBP Yudha Pranata, Diduga Hilangkan Barang Bukti hingga Nekat Ancam Wartawan & Dibuat Stres

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sosok AKBP Yudha Pranata Kapolres Nagekeo Viral dan chat intimidasi dalam grup WA.

Sebanyak enam drum plastik yang dikuasi atau dimiliki oleh seseorang berinisial SPM diamankan di Pelabuhan Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Barang bukti BBM solar sitaan dan kapal pengangkut KLM ABADI 05 menghilang tanpa ada kejelasan.

Diduga, barang bukti tersebut kembali ke tangan pemilik barang.

Yang terbaru adalah saat AKBP Yudha Pranata menancapkan sangkur ke meja saat berdialog dengan warga.

Kapolres Nagekeo Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) viral.

AKBP Yudha Pranata terungkap, Kapolres Nagekeo yang belakangan ini viral dan jadi sorotan masyarakat usai aksinya tancapkan sangkur depan warga. (Kolase TribunKaltim.co via istimewa)

AKBP Yudha Pranata menancapkan sangkur di hadapan warga yang berkonflik.

Hal itu tentu membuat takut warga.

Setelah video aksinya menancapkan sangkur di depan warga Suku Kawa saat bermusyawarah dalam perselisihan Proyek Strategis Nasional Waduk Mbay-Lambo pada agustus 2020 lalu.

Melansir dari berbagai sumber, AKBP Yudho Pranata diketahui belum lama menjawab sebagai Kapolres Nagekeo yakni 15 bulan.

AKBP Yudho Pranata sempat lebih dulu menjabat sebagai Kabag Binospal Ditreskrimum Polda NTT.

Pada 24 Januari 2022, AKBP Yudho Pranata barulah mendapatkan jabatan baru sebagai Kapolres Nagekeo sesuai dengan surat telegram dengan nomor ST/166/I/KEP/2022.

Diketahui juga jika AKBP Yudho Pranata memiliki gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK) dan Sarjana bidang hukum.

Sementara itu, Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) buka suara menanggapi video viral Kapolres Negekeo AKBP Yudha Pranata, yang menancapkan sangkur di meja ketika sedang berdialog dengan warga Kabupaten Nagekeo, NTT.

Kepala Kepolisian Daerah NTT Inspektur Jenderal Polisi Johni Asadoma menjelaskan dirinya sudah mengirimkan beberapa personel ke Nagekeo guna menginvestigasi kejadian viral tersebut.

Tim investigasi, kata Johni, yang dikirim ke Negekeo, dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Reserse dan Kriminal Umum dan dari Intelkam Polda NTT.

"Mereka sedang bekerja sejak dua hari lalu, hasilnya nanti kami umumkan," ujar Johni, Kupang, Sabtu (29/4/2023).

Johni mengungkapkan apabila hasil investigasi menemukan ada perbuatan yang tidak sesuai ketentuan, Polda akan mengambil tindakan pada Yudha Pranata.

"Kami tidak boleh menuduh, tunggu hasil investigasi. Orang melakukan satu tindakan, pasti ada motif dan tujuannya."

"Mungkin caranya tidak bagus, tetapi tujuannya bagus," kata Johni.

Johni berharap, hasil investigasi itu, dapat mengungkap penyebab sang Kapolres menancap pisau di hadapan warga.

Sebelumnya diberitakan, media sosial baru-baru ini diramaikan dengan video Kapolres Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), AKBP Yudha Pranata yang dinarasikan sedang mengintimidasi masyarakat adat Kawa.

Dalam video itu, tampak Yudha sedang berdialog dengan warga dan beberapa petugas pemerintahan di sebuah ruang terbuka.

Ia kemudian berdiri dari tempat duduknya dengan mengeluarkan sangkur dan menancapkannya ke atas meja.

Sayangnya, video itu tidak memiliki suara sehingga tidak diketahui dengan jelas konteks pembicaraannya.

Menanggapi hal itu, Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata membenarkan adanya video yang beredar itu.

Menurut dia, video tersebut diambil pada Agustus tahun lalu.

"Kejadian itu pada bulan Agustus 2022," kata Yudha, kepada Kompas.com, Sabtu (29/4/2023).

Saat ditanyakan perihal alasan penancapan sangkur tersebut, hal itu merupakan simbol kepatuhannya kepada negara dan rakyat.

"Patuh kepada negara dan rakyat. Patuh untuk mendukung pembangunan agar jangan terhambat, patuh kepada rakyat yang memiliki hak atas pembangunan tersebut," ujar dia.

"Semenjak sangkur tertancap, sudah tidak ada lagi pengadangan. Semenjak sangkur tertancap, hak masyarakat didapatkan dengan lancar," lanjutnya.

Kepada Kompas.com, Yudha juga mengirimkan link video klarifikasi yang bersumber dari kanal YouTube Humas Polres Nagekeo yang diunggah pada Jumat (28/4/2023).

(TRIBUN KALTIM/TRIBUNNEWSWIKI/Yustica/Ka)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Kaltim dengan judul 'Dosa-dosa' AKBP Yudha Pranata Terungkap, Kapolres Nagekeo yang Viral Tancapkan Sangkur Depan Warga



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer