Shandy Aulia Gugat Cerai Suaminya Usai Nikah 12 Tahun, Minta Hak Asuh Anak

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

David Herbowo

Perceraian antara ibu dan ayahnya disebabkan karena perbedaan agama.

Perceraian tersebut membuat Shandy kecil merasa terpukul, bahkan mendapat cibiran bahwa dirinya lahir dari keluarga yang broken home.

Kakak-kakak Shandy Aulia mengikuti kepercayaan ayahnya sedangkan hanya dirinya yang mengikuti kepercayaan sang ibu.

Ayah Shandy Aulia konon beragama Islam, sedangkan ibunya beragama Kristen.

Baca: Hotman Paris Sebut Venna Melinda Segera Ceraikan Ferry Irawan

Baca: Septia Siregar Gugat Cerai Putra Siregar ke Pengadilan Agama Jakarta Timur, Alasan Belum Diungkap

Meski ada perbedaan agama di keluarga, Shandy Aulia dan kakak-kakaknya tetap saling menghormati kepercayaan masing-masing.

Shandy Aulia mengawali kariernya pada 2001 saat menginjak usia 14 tahun.

Pada 2003 Shandy Aulia terjun ke dunia layar lebar dan Shandy Aulia mengikuti casting film 'Eiffel I'm in Love'.

Shandy Aulia berhasil mengalahkan sekitar 5 ribu orang untuk bisa menjadi pemeran utama di dalam film tersebut.

Di film tersebut Shandy Aulia beradu akting dengan Samuel Rizal, Titi Kamal, Helmy Yahya, dan Didi Petet.

Shandy Aulia tidak gugup meskipun harus beradu akting dengan para pemain yang lebih senior darinya.

Karena kepercayaan dirinya di 'Eiffel I'm in Love', nama Shandy Aulia pun semakin dikenal masyarakat Indonesia.

Bahkan nama Shandy Aulia masuk ke dalam nominasi di MTV Indonesia Movie Awards (MIMA) pada 2004.

Setelah sukses di film 'Eiffel I'm in Love', Shandy Aulia kemudian bermain di beberapa film seperti 'Apa Artinya Cinta?', 'Rumah Kentang', '308' dan lain sebagainya.

Tidak cuma hadir di film layar lebar, namun Shandy Aulia juga memerankan beberapa judul FTV seperti 'Pacar Khayalan', 'Sepatu Kaca', 'Mendadak Kawin', 'Hareem', 'Inayah', 'Mengejar Cinta Nayla', 'Miss Call', 'Cowok Buaya', dan lain sebagainya.

Shandy beranggapan jika bermain di dunia seni peran tidak hanya mencari popularitas namun juga peran yang dibawakan harus bisa memberi kesan kepada penonton.

 

(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)

 



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer