Apa Itu Leptospirosis ? Penyakit Kencing Tikus yang Perlu Kamu Diwaspadai Saat Banjir

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Leptospirosis

- Kuda

- Anjing

- Hewan pengerat

- Hewan liar

Saat hewan ini terinfeksi, mereka mungkin tidak memiliki gejala penyakit.

Hewan yang terinfeksi dapat terus mengeluarkan bakteri ke lingkungan secara terus menerus atau sesekali selama beberapa bulan hingga beberapa tahun.

Baca: Nekrosis Avaskular

Baca: Neurofibromatosis Tipe 1

Manusia dapat terinfeksi melalui:

- Kontak dengan urin (atau cairan tubuh lain, kecuali air liur) dari hewan yang terinfeksi.

- Kontak dengan air, tanah, atau makanan yang terkontaminasi urin hewan yang terinfeksi.

Bakteri tersebut dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit atau selaput lendir (mata, hidung, atau mulut), terutama jika kulit rusak akibat luka atau goresan.

Minum air yang terkontaminasi juga dapat menyebabkan infeksi.

Wabah leptospirosis biasanya disebabkan oleh paparan air yang terkontaminasi, seperti air banjir.

Penularan dari orang ke orang jarang terjadi.

Pada manusia, Leptospirosis dapat menyebabkan berbagai macam gejala, antara lain:

- Demam tinggi

- Sakit kepala

- Panas dingin

- Nyeri otot

- Muntah

- Penyakit kuning (kulit dan mata kuning)

Halaman
1234


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer