Daftar Korban Luka dan Meninggal Dunia Dalam Kerusuhan Wamena: 17 Luka, 9 Meninggal Dunia

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kondisi saat sebuah bangunan terbakar menyusul aksi berujung ricuh di Wamena, Papua, Senin (23/9/2019). Demonstran bersikap anarkistis hingga membakar rumah warga, kantor pemerintah, dan beberapa kios masyarakat pada aksi berujung ricuh yang diduga dipicu kabar hoaks tentang seorang guru yang mengeluarkan kata-kara rasis di sekolah.

12. Erius Yoman, laki-laki, warga Kabupaten Lany Jaya, mengalami luka tembak Tangan bagian Kanan

13. Romy Kogoya, laki-laki, mengalami luka tembak bagian belakang

Baca: Diancam Dipecat atau Dipaksa Mundur, Trump Keder Juga: Akhirnya Kecam Aksi Rusuh Pendukungnya

Baca: Kerusuhan Sambas

14. Netias Wenda, Laki-laki, mengalami luka tembak tangan bagian kiri, dan mengalami luka tangan bagian kanan

15. Frianus Murib, laki-laki, mengalami luka tembak kaki bagian kiri dan kanan

16. Riko Wenda, laki-laki, mengalami luka tembak bagian kanan.

17. Weneluk Wakerwa, laki-laki, mengalami luka tembak kaki bagian kanan.

- Korban meninggal:

1. Albert Sitorus, 26 tahun, laki laki, Swasta, Suku Batak, alamat Sinakma, mengalami Luka parang bagian kepala belakang, luka panah bagian punggung.

2. Ramot Siagian, 28 Tahun, laki laki, Swasta, Suku Batak, alamat Sinakma. Mengalami Luka parang bagian kepala belakang, Luka Panah Pada punggung.

3. Stepanus Wenda, laki-laki, Kepala Desa, alamat Distrik Kelokbeam Kabupaten Lani Jaya, mengalami luka tembak di bagian perut.

4. Alfredo Elopete, laki-laki, mengalami luka tembak di leher

5. Korwa Wanimbo, laki-laki, mengalami luka tembak di punggung

6. Tinus Yelipele, mengalami luka tembak di pahu bagian kanan

7. Temias Pokneagge, laki-laki,

8. Vicky Kogoya mengalami luka tembak di ketiak

9. Belum ketahui Identitasnya

Kronologi Kerusuhan Wamena

Potret suasana kerusuhan di Papua, Kamis (23/2/2023). (Tribun-Papua.com)

Beginilah kronologi versi polisi terkait kerucuhan Wamena hingga tewaskan 9 orang.

Kronologi ini diceritakan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo di Mimika, Kamis.

Kasus kericuhan ini berawal dari dua orang warga Sinakma memberhentikan sebuah mobil pedagang kelontong.

Halaman
1234


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer