Ganasnya Gagal Ginjal Akut hingga Buat Balita di Depok Meninggal: Sehari Naik Stadium 3 ke 6

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi gangguan ginjal

"Prosesnya itu cukup cepat dari stadium 3 langsung ke stadium 6, sehari setelah PICU di Bunda Aliyah. Makanya dokternya bilang, 'Anak ibu harus cepat-cepat dirujuk ke rumah sakit tipe A yang ada HD (hemodialisa) anaknya, karena kami di sini tidak lengkap'," kata Soliha.

Setelah menjalani perawatan dari Minggu hingga Selasa (11/10/2022), anak Soliha dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan langsung mendapatkan perawatan intensif.

Sehari mendapat perawatan di RSCM, kondisi kesehatan anaknya kembali menurun hingga tak mampu mengingat apapun.

FIsik anaknya pun mengalami perubahan kurang baik, ditandai dengan penglihatan yang mulai berkurang.

"Tidak lama sehari berselang, anak saya mulai proses perburukan kembali. Jadi perburukannya itu sangat cepat sekali, ingatannya sudah hilang, dia enggak ngenalin saya," kata Soliha.

"Apa yang saya tanya enggak bisa jawab, terus matanya sudah mulai susah lihat gitu, kondisinya menurun drastis pokoknya," sambung dia

Selama tiga hari anaknya mendapat penanganan khusus di RSCM, kondisi Azkia masih belum stabil.

Selama dua hari setelah dilakukan penanganan jaringan di tubuhnya kian memburuk.

"Kalau enggak salah, di hari Kamisnya itu, anak saya harus buru-buru dipasang untuk cuci darah, tapi anak saya mungkin tubuhnya menolak atau apa saya kurang paham, sempat tidak ada detak jantungnya. Sampai dipakai alat picu jantung, alhamdulillah ada lagi," kata dia.

Bahkan, dokter juga mengambil tindakan cuci darah kepada anaknya, meski akhirnya kondisi anaknya masih belum stabil.

Kondisi anak Soliha semakin memburuk, hingga mengalami masa kritis dan harus mendapat bantuan pernafasan melalui ventilator.

Dia menemani sang anak yang terpasang ventilator di hidungnya hingga meninggal dunia pada Minggu (16/10/2022) sekitar pukul 08.20 WIB.

"Dokter sebenernya mau ada tindakan tapi kritisnya semakin hebat semakin memburuk. Dari saya nemenin 06.30 WIB sampai anak saya jam 08.20 WIB tidak ada," ujar Soliha.

"Akhirnya saya menemani dalam keadaan pakai ventilator, pendarahan jantung hebat atau apa karena semuanya sudah terserang," sambung dia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer