Tips Makan Enak saat Iduladha tanpa Takut Kolesterol Naik, Lengkap dengan Cara Menurunkannya

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Asam urat dan kolesterol berhubungan erat

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menyantap hidangan daging sapi ataupun kambing saat Iduladha memang suatu hal yang nikmat.

Sajian di momen hari raya Iduladha identik dengan beragam olahan daging, seperti sate, gulai, steak, semur, soto, semur, tumisan, rawon, rendang, bakso urat, buntut bakar, barbeque, maupun sop konro.

Perlu diingat daging mengandung lemak yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Kadar kolesterol yang tinggi bisa mengundang banyak penyakit.

 

Oleh sebab itulah, banyak orang yang enggan menyantap olahan daging sapi dan kambing dari kurban lantaran khawatir terkena kolestrol.

Namun, ada berbagai cara agar tetap bisa menikmati sajian pada momen Iduladha.

Pertama adalah konsumsi dalam jumlah yang seimbang karena sebenarnya ada kandungan protein pada daging yang baik untuk tubuh.

“Cuma memang kita sebaiknya tidak berlebihan makannya, karena daging merah termasuk kategori bahan makanan yang mengandung kolesterol, lemak jenuh dan trans,” ungkap Rachel, beberapa waktu lalu.

Kemudian, usahakan memasak dengan cara direbus atau dikukus saja.

Baca: Lazada Luluskan 80 Peserta Magang Kampus Merdeka 1, Siap Sambut 30 Ribu Pelamar untuk Batch Kedua

Baca: 10 Makanan Alternatif Pengganti dengan Tinggi Protein saat Tidak Makan Daging Kambing dan Sapi

Kalaupun ingin menggoreng atau menumis, maksimal gunakan hanya lima sendok minyak goreng.

“Makanan yang digoreng akan meningkatkan kandungan kolesterol dan lemak trans pada daging,” papar Rachel.

Selanjutnya. jangan hanya memakan Daging saja, seimbangkan dengan lauk lainya yakni sayur dan buah-buahan.

Aplikasikan program “isi piringku” sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan, saat kita makan sebaiknya menerapkan porsi dalam satu piring berupa seperempat bagian untuk karbohidrat dan seperempat bagian untuk protein dan setengahnya untuk sayuran dan buah-buahan.

Kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Kolesterol yang tinggi bisa memicu timbunan lemak di pembuluh darah. (shutterstock)

Keempat, usahakan tidak makan daging di atas jam 07.00 malam karena saat malam sistem percernaan sedang beristirahat sehingga daging akan disimpan sebagai lemak, dibandingkan dikonversikan sebagai energi untuk beraktivitas.

Idealnya makan malam sebaiknya dilakukan tiga jam sebelum tidur, agar dapat memberikan kesempatan bagi lambung dan usus untuk mencerna dan memetabolisme makanan dengan lebih baik sebelum waktu tidur.

Berikut cara menurunkan kolesterol setelah mengkonsumsi daging kurban:

1. Jaga pola makan dan gaya hidup sehat


Dokter spesialis gizi dr. Samuel Oetoro, Sp.GK. mengatakan untuk mencegah dari penyakit yang diakibatkan oleh kolesterol tinggi, sebaiknya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat.

"Itu masalah kebiasaan, kalau dia kebiasaaannya sudah sehat, tidak apa-apa, sebelum-sebelumnya jangan konsumsi berlebih, menjaga diri, menerapkan pola hidup sehat," ujar Samuel, dikutip dari Kompas.com, (31/7/2020).

Halaman
1234


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer