Ikut juga ikut trading bareng dengan affiliator.
Kala itu, ia sempat melihat afiliator itu loss.
Afiliator berdalih penyebab loss lantaran hari sudah sore, pasar sedang turun, sinyal tidak bagus, dan alasan lainnya.
Lalu, pada Desember, RM sudah merasa curiga dengan Binomo.
Baca: Vanessa Khong Akui Hanya Dapat Rp10 Juta dari Indra Kenz, OOTD-nya Seharga Rp1,4 M Jadi Sorotan
Namun, RM terus termotivasi untuk terus bermain karena ingin mengembalikan kekalahan yang sudah dideritanya.
"Kenapa mau ikut terus, karena sifat manusia kalau sudah loss kan enggak ikhlas, apalagi ada iming-iming dan harapan. Masak kelen bisa, saya enggak bisa, sama-sama makan nasi. Kalian bisa belajar, kita belajar, main lagi, loss lagi," ungkap RM.
Ia sempat mengatakan kepada afiliator bahwa ia loss dan kehilangan banyak uang.
Afiliator menjawab bahwa uang akan dikembalikan.
Tetapi, usai kembali ditanyakan perihal pengembalian uang, afiliator tersebut malah sulit dihubungi.
RM kemudian memutuskan mengganti mentor.
Mentor yang baru mengatakan kepada RM bahwa uang yang sudah loss dari trading tidak dapat diganti.
"Sempat kehilangan mobil satu. Apa yang bisa dijual, dijuallah. Deposit itu paling besar Rp 12 juta. Saya sedikit-sedikit, tapi sering. Jadi dalam dua bulan, saya habis Rp 380 juta," ungkapnya.
Baca lengkap soal Binomo di sini