Ogah Nyerah Lawan Rusia, Presiden Ukraina Bersumpah Pertahankan Kyiv: Kami Tak Akan Letakkan Senjata

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merekam dirinya di luar kantor kepresidenannya di Kyiv, Ukraina, Sabtu (26/2/2022).

China berada di bawah tekanan atas penolakannya untuk menyebut serangan Rusia sebagai invasi.

Presiden AS Joe Biden, berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, mengatakan bahwa setiap negara yang menyetujui agresi telanjang Rusia terhadap Ukraina akan ternoda oleh asosiasi.

Dia menolak berkomentar langsung tentang posisi China.

Rusia adalah salah satu produsen energi terbesar di dunia, dan Ukraina adalah salah satu eksportir utama biji-bijian.

Perang dan sanksi akan mengganggu ekonomi di seluruh dunia.

Baca: Meski Kalah di 3 Kota, Rusia Berhasil Duduki Konotop dan Kepung Kota Lainnya di Ukraina

Harga minyak melonjak sebanyak $ 2 per barel pada hari Jumat karena pasar bersiap untuk efek sanksi perdagangan pada eksportir minyak mentah utama Rusia.

Gandum berjangka AS mencapai level tertinggi dalam hampir 14 tahun, jagung melayang mendekati puncak delapan bulan, dan kedelai rebound karena kekhawatiran gangguan pasokan biji-bijian dari wilayah laut hitam utama.

Maskapai penerbangan juga menghadapi gangguan, dengan Japan Airlines membatalkan penerbangan Kamis malam ke Moskow dan Inggris menutup wilayah udaranya untuk operator Rusia.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini



Penulis: Rakli Almughni
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer