Bursa Capres 2024, Elektabilitas Airlangga hingga Puan Maharani di Jabar Tak Tembus 1 Persen

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase foto Prabowo Subianto, Puan Maharani, Airlangga Hartarto (atas, kiri ke kanan), dan Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo (bawah, kiri ke kanan).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Elektabilitas sejumlah tokoh elite partai yang disebut-sebut bakal maju sebagai calon presiden pada 2024 mendatang masih rendah di Jawa Barat

Mereka adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, dan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani masih rendah di Jawa Barat.

Survei yang dilakukan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) memperliahtkan, elektabilitas tiga nama di atas masih berada di bawah satu persen.

Dari simulasi top of mind di mana responden menjawab dengan spontan siapa yang akan dipilih, hanya ada 0,4 persen responden yang menjawab Airlangga.

Sementara, Puan dan Muhaimin bahkan tidak disebut oleh responden, kendati masih ada 43,2 persen responden yang menjawab tidak tahu, tidak menjawab, atau rahasia.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, di Istana Merdeka, Selasa, 17 Agustus 2021. Puan Maharani membacakan teks proklamasi dengan menggunakan pakaian tradisional Bundo Kanduang, asal Lintau, Tanah Datar, Sumatera Barat. (Kompas TV)

Lalu, pada simulasi semi terbuka 29 nama, jumlah responden yang memilih Airlangga yakni 0,9 persen, diikuti Muhaimin (0,3 persen), dan Puan (0,1 persen).

Pada simulasi tertutup 10 nama, Arilangga memperoleh 1,3 persen.

Puan hanya mendapat 0,8 persen, nama Muhaimin tidak dimasukkan dalam simulasi ini.

Baca: Puan Maharani Nakshatra Kusyala

Baca: Mochammad Ridwan Kamil

Berdasarkan survei yang sama, posisi empat teratas elektabilitas di Jawa Barat diisi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dari simulasi top of mind, Ridwan Kamil memperoleh elektabilitas 13 persen, disusul Anies (12,2 persen), Prabowo (12 persen), dan Ganjar (10,7 persen).

Pada simulasi semi terbuka 29 nama, Anies berada di posisi teratas dengan 17 persen, diikuti Prabowo (16,8 persen), Ridwan Kamil (16,5 persen), dan Ganjar (14,9 persen).

Hasil yang sama juga ditemukan pada simulasi tertutup 10 nama, Anies memperoleh 18,4 persen, Prabowo (18,3 persen), Ridwan Kamil (17,8 persen), dan Ganjar (15,8 persen).

"Temuan konsisten dalam berbagai simulasi, mulai dari top of mind atau jawaban spontan sampai simulasi pilihan tertutup," ujar Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad.

Saat SMRC melakukan simulasi tertutup dengan empat nama tersebut, angka elektabilitas mereka juga merata.

Ridwan Kamil meraih 22,2 persen, Prabowo (21,9 persen), Anies (19,3 persen), dan Ganjar (17,8) persen, sedangkan ada 18,8 persen responden yang tidak tahu atau tidak menjawab.

Saat nama Ridwan Kamil dikeluarkan dari simulasi survei, perolehan elektabilitas ketiga tokoh lainnya juga cukup seimbang.

"Prabowo mendapat dukungan 28,7 persen, Anies Baswedan 27 persen dan Ganjar Pranowo 25,1 persen. Sementara mereka yang belum menjawab sebesar 19,2 persen," kata Saidiman.

Berikut ini hasil survei SMRC tentang elektabilitas capres di Jawa Barat :

Simulasi Top Of Mind

Ridwan Kamil: 13,0 persen

Halaman
1234


Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer