5 Pesona Kim Nam Gil yang Menjadi Criminal Profiler di Dalam Drama Korea Through the Darkness

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

5 Pesona Kim Nam Gil yang Menjadi Criminal Profiler di Dalam Drama Korea Through the Darkness

Alasannya, Ha Young lebih keras kepala daripada dia.

Mendengar hal ini, atasan dan rekan-rekan Young Soo langsung yakin bahwa Ha Young adalah polisi yang rumit, karena sampai bikin Young Soo merasa kalah keras.

Memang tidak salah, sih, perkiraan ini, karena atasan langsung Ha Young saja sampai naik darah terus menghadapi detektif ini.

Jika belum merasa puas akan hasil penyelidikannya, Ha Young tidak akan berhenti sampai menemukan bukti yang kuat untuk menangkap pelaku.

Maka, meskipun atasannya menyuruh berhenti karena sudah ada tersangka yang tertangkap, Ha Young mengabaikannya karena dia merasa pelaku sebenarnya masih berkeliaran.

Dia bahkan tidak peduli jika harus melawan atasan, melanggar aturan, dan nama baiknya jelek demi mendapatkan kebenaran.

3. Pantang menyerah

Kim Nam Gil sebagai Song Ha Young di Through the Darkness (Viu)


Ha Young adalah polisi paling pantang menyerah di antara rekan-rekannya yang lain.

Ketika menemukan jalan buntu, dia tidak akan berhenti mencari, melainkan berusaha mencari jalan keluar.

Di saat bingung sekalipun, dia tetap mencoba mencari jawaban atas semua peranyaan di kepalanya.

Saat tidak menemukan petunjuk di TKP, maka dia memperluas daerah penyelidikan ke tempat lain yang berhubungan dengan korban dan tersangka.

Ketika dia kekurangan alat dan data penyelidikan, dia tidak segan menghubungi orang-orang yang bisa membantunya.

Meskipun, orang tersebut berada di luar jangkaan atau yang tidak boleh dia temui.

4. Tenang dan berwajah datar

Kim Nam Gil sebagai Song Ha Young di Through the Darkness. (Soompi) (Soompi)


Ini juga kelebihan Song Ha Young yang membuat Young Soo iri.

Ha Young sangat tenang dalam menghadapi segala macam keadaan.

Menangkap basah penjahat sedang beraksi, dia dengan tenang menegurnya, tanpa takut diserang.

Ketika sedang mewawancara pembunuhan berdarah dingin pun wajahnya tetap datar tanpa emosi, meskipun sang penjahat sudah memprovokasi untuk membuatnya marah.

Saat Ha Young kecil, psikologi khawatir akan perkembangan mentalnya karena sangat andal menyembunyikan emosi.

Tapi, setelah Ha Young menjadi detektif, muka datar dan ketenangannya ini sangat membantu penyelidikan, terutama saat wawancara pelaku yang berusaha membaca emosi para penyidik.

Halaman
123


Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer