CDC: Vaksin Pfizer Kebanyakan Hanya Sebabkan Efek Samping Ringan pada Anak

Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pekerja menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19.

Hal itu mungkin juga disebabkan oleh Omicron yang tidak seganas varian-varian sebelumnya.

Namun, ada kenaikan angka kematian akibat Covid-19 selama dua pekan terakhir.

Angka kematian naik menjadi 1.500 per hari dari yang sebelumnya hanya 1.200 per hari.

Baca: BPOM Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Anak Usia 6—11 Tahun, Sinopharm & Pfizer Menyusul

Data CDC menunjukkan bahwa angka rawat inap pada orang yang belum divaksin jauh lebih tinggi daripada orang yang sudah divaksin.

"Jika kita mampu menangani gelombang ini dengan sedikit gangguan terhadap sistem kesehatan secara keseluruhan, inilah waktu ketika vaksin benar-benar menunjukkan manfaatnya," kata Bob Bednarczyk, seorang epidemiolog di Universitas Emory.

Diperkirakan angka rawat inap tidak akan melonjak seperti pada puncak gelombang Covid-19 sebelumnya.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Pfizer di sini



Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer