Bertemu Langsung, Kapolda Banten Minta Maaf kepada Mahasiswa yang Dibanting saat Demo di Tangerang

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Febri Ady Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto meminta maaf secara langsung kepada mahasiswa yang dibanting ke trotoar oleh anggota Polresta Tangerang saat demo di depan kantor Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten.

NP juga meminta maaf kepada keluarga Faris atas aksi pembantingan tersebut.

"Saya sekali lagi meminta maaf kepada mas Faris dan keluarga atas perbuatan saya dan saya siap bertanggung jawab," ujarnya.

Seusai meminta maaf, NP pun kemudian memeluk Faris.

Akan tetapi, Faris tidak membalas pelukan tersebut.

NP juga bersalaman kepada orang tua Faris yang hadir mendampinginya.

Brigadir NP meminta maaf dan memeluk Faris, mahasiswa yang dibantingnya. (Screenshot Instgaram/@polreskotatangerang)

Viral di Media Sosial

Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi membanting mahasiswa saat menggelar unjuk rasa di Kompleks Pemerintahan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Rabu (13/10/2021), viral di media sosial.

Aksi unjuk rasa tersebut terjadi saat HUT ke-389 Kabupaten Tangerang.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang aparat polisi tersebut membanting seorang mahasiswa hingga terkapar.

Terlihat juga mahasiswa itu kejang-kejang setelah dibanting polisi tersebut.

Dalam video yang berdurasi 49 detik itu, terlihat kericuhan saat demo berlangsung.

Pendemo yang tampak berambut sebahu, terlihat diamankan oleh salah satu polisi PHH.

Faris, mahasiswa yang dibanting polisi saat berdemonstrasi di Tangerang. (Capture Twitter/@fetishpetis)

Kemudian polisi tersebut memiting leher pendemo dan tiba-tiba membanting tubuhnya ke lantai.

Setelah itu, seorang polisi yang mengenakan baju berwarna cokelat menendang korban.

Pria itu pun kemudian terlihat kejang-kejang.

Kemudian polisi lain mencoba membangunkan dan menyadarkan pendemo itu.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini



Penulis: Rakli Almughni
Editor: Febri Ady Prasetyo
BERITA TERKAIT

Berita Populer